Berita Terkini
Buteng

Buteng Buka Pendaftaran CPNS 21 September

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 19 September 2018 04:38 WIB · 2 menit baca
Buteng Buka Pendaftaran CPNS 21 September

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Jika daerah lain membuka pendaftaran penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dimulai 19 September 2018, Kabupaten Buton Tengah (Buteng) baru akan membuka pendaftarannya 21 September 2018.

Mundurnya jadwal tersebut, disebabkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Buteng masih sibuk menginput sebaran kuota di sekolah-sekolah dan Puskesmas yang akan diisi pendaftar tenaga guru dan tenaga kesehatan yang akan lolos CPNS nantinya.

"Seperti kebutuhan tenaga guru untuk PGSD dengan 171 kuota. Masing-masing SD di Kabupaten Buteng ini akan dilihat kebutuhannya, sehingga mungkin ada yang dapat dua atau tiga untuk diisi lulusan CPNS nantinya," ungkap Kepala BKPSDM Kabupaten Buteng ditemui di kantor bupati, Senin (18/9).

Demikian pula seperti jurusan Bahasa Indonesia dengan tujuh kuota, akan diinput dulu SMP mana saja yang kurang guru Bahasa Indonesianya. Sehingga jatahnya masing-masing satu untuk tujuh sekolah. Jatah satu per satu ini sama pula dengan jatah tenaga teknis yang hanya satu orang dalam formasi CPNS yang sudah diumumkan BKPSDM.

"Kuota satu-satu di tenaga teknis itu langsung merujuk pada jabatan yang akan diisi lulusan CPNS ke instansi terkait. Sama dengan PGSD tadi, jangan dilihat kuota 171 untuk diperebutkan. Itu satu-satu juga per SD dan paling banyak tiga per SD," terangnya.

Samrin menhelaskan, saat pelamar dari tenaga pendidikan mendaftar nanti akan memilih PGSD, selanjutnya memilih sekolah yang diinginkan. Di situ akan terbaca menerima satu, dua atau tiga pelamar.

"Inilah yang sekarang kita lagi input, sehingga pendaftarannya molor ke tanggal 21 September itu," jelas Samrin.

Pria asal Kecamatan Mawasangka Tengah ini berharap, publik tidak mempersoalkan kuota satu-satu untuk tenaga teknis di formasi CPNS yang sudah diumumkan pihaknya. Tenaga guru, kesehatan, maupun teknis pada dasarnya satu-satu atau dua kuotanya.

Sebenarnya, kata dia, kuota 500 yang didapatkan Kabupaten Buteng saat ini masih kurang dari usulan yang diajukan pihaknya sesuai kebutuhan analisis jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK). Namun itu perlu disyukuri, karena dari beberapa daerah di Sultra yang menerima CPNS 2018, Kabupaten Buteng merupakan terbanyak kuotanya.(uzi)