Berita Terkini
Buteng

Empat Rumah di Dua Desa di Kecamatan Lakudo Ludes Dilahap Api

Oleh Murdin · Rabu, 8 April 2026 13:41 WIB · 2 menit baca
Empat Rumah di Dua Desa di Kecamatan Lakudo Ludes Dilahap Api
Kebakaran hebat melanda Desa One Waara dan Desa Waara Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah (publiksatu/ist)

BUTENG - Musibah kebakaran hebat melanda Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah, pada Senin pagi (6/4/2026). Peristiwa yang terjadi secara beruntun ini menghanguskan total empat unit rumah warga di dua desa yang bertetangga, yakni Desa One Waara dan Desa Waara.

La Kamil S. salah seorang warga Oke Waara mengatakan, api pertama kali muncul di Desa One Waara sekitar pukul 05.10 Wita, sesaat setelah waktu Subuh. Berdasarkan keterangan saksi mata, kobaran api bermula dari kediaman Bapak Sulaiman.

Karena posisi bangunan yang sangat berdekatan dan didominasi material kayu, api merambat dengan sangat cepat. Hanya dalam waktu kurang lebih 40 menit, si jago merah berhasil melalap habis tiga unit rumah di desa tersebut.

"Api muncul tiba-tiba dari rumah Bapak Sulaiman dan langsung membesar. Dua rumah kayu habis total, sementara satu rumah batu masih menyisakan struktur bangunan," ujar La Kamil S di lokasi.

Di tengah upaya pendinginan oleh warga dan petugas di lokasi pertama, kepanikan kembali terjadi. Api dilaporkan berkobar di lokasi kedua, yaitu Dusun Tanga Limbo, Desa Waara. Kali ini, satu unit rumah milik almarhumah Wa Halimu menjadi sasaran amukan api.

Masyarakat yang tadinya sedang beristirahat usai memadamkan api di One Waara, segera bahu-membahu kembali bersama armada pemadam kebakaran untuk menjinakkan api di lokasi kedua agar tidak merembet ke pemukiman padat lainnya.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden beruntun ini, dampak materiil yang ditimbulkan sangat signifikan.

1. Korban Terdampak, 4 Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.

2. Daftar Pemilik Rumah, Bapak Sulaiman, Bapak La Baodu, Ibu Husna (Desa One Waara), dan Almarhumah Wa Halimu (Desa Waara).

3. Estimasi Kerugian: Mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah akibat hangusnya bangunan, barang berharga, dan dokumen penting.

4. Kondisi Terkini: Para korban saat ini mengungsi di rumah orang tua maupun kerabat terdekat.

Pihak Pemadam Kebakaran Buton Tengah telah melakukan prosedur pendinginan di kedua lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.

Pemerintah setempat menghimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi pemicu kebakaran, terutama terkait instalasi listrik, penggunaan kompor, dan pembuangan puntung rokok sembarangan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.(m1)