Berita Terkini
Tajuk

2019, Buton Selatan Ganti Kantor

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Kamis, 4 Oktober 2018 17:42 WIB · 2 menit baca
2019, Buton Selatan Ganti Kantor
publiksatu

BUTON Selatan (Busel) adalah daerah otonom baru (DOB) yang butuh sarana dan prasarana perkantoran. Untuk memaksimalkan pelayanan masyarakat, dicanangkan 2019 sejumlah perkantoran akan dibangun.

Memang sejauh ini masih banyak perkantoran di Busel yang menempati rumah warga. Pemkab harus mengontrak karena keterbatasan gedung. Belum lagi dengan fasilitas ala kadarnya.

Maka itu, semangat untuk membangun seluruh kantor baru Organisasi Perangkat Daerah (OPD) plus kantor bupati dan DPRD pada tahun depan patut dihargai.

Sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022, tahun pertama (2018), bertema membangun, tahun kedua 2019 melayani, tahun ketiga 2020 produktif, 2021 berdaya saing dan tahun 2022 tangguh. Berdasarkan hal itu mestinya tahun ini sudah dimulai pembangunan. Kalau dimulai tahun depan, artinya molor setahun.

Namun demikian, sebagai DOB, hal tersebut perlu diapresiasi. Apalagi daerah yang dipimpin duet Agus Feisal Hidayat dan Arusani ini, sedikit mengalami stagnasi karena persoalan hukum. Kendali pemerintahan kini berada di tangan Plt Bupati Arusani.

Tahun 2019 ganti kantor sudah didengungkan Kadis PU Busel, La Ode Muhammad Idris. Semoga tidak menjadi pepesan kosong dan lagu pengantar tidur.

Wacana harus menjadi realita. Jika tidak cita-cita hanya menjadi mimpi di siang bolong.

Maka itu, pihak eksekutif harus konsisten mewujudkan rencana pembangunan, diwujudkan dengan kebijakan anggaran yang dialokasikan untuk pengerjaan kantor. Di pihak lain, para legislator harus mengawasi konsistensi Pemkab dalam menjalankan RPJMD.

Tak kalah pentingnya, masyarakat harus melakukan kontrol agar Pemkab Busel berjalan di atas rel yang benar. Sebab bila Pemkab bekerja sesuai rencana, berkahnya bakal dirasakan masyarakat. Sebaliknya pun demikian.

Alhasil, menuju ke arah positif atau negatif semua pihak dan stakeholder harus bertanggung jawab. Toh pembangunan untuk semua.(**)