Akhirnya, Kodim 1413/Buton Berangkatkan Bantuan Korban Gempa Sulteng Dengan Pengawalan Ketat

PUBLIKSATU, BAUBAU - Komando Distrik Militer (Kodim) 1413/Buton memberangkatkan bantuan masyarakat Kepulauan Buton (Kepton) untuk korban gempa dan tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng), melalui Lanud Halu Oleo Kota Kendari.
-
Dandim 1413 Buton, Letkol Inf Davy Darma Putra
Komandan Kodim (Dandim) 1413/Buton, Letkol Inf Davy Darma Putra mengatakan, pemberangkatan bantuan gelombang pertama di laksanakan, pada pukul 07.30 Wita, Kamis (4/10/2018).
Bantuan diangkut menggunakan tiga truk dari posko Kodim 1413/Buton, dan satu truk milik BPBD Kota Baubau dengan pengawalan dari TNI dan Polri.
Acara pelepasan bantuan turut disaksikan sejumlah pejabat SKPD lingkup Pemkot Baubau, dan anggota persatuan istri prajurit (Persit) KCK XLVIII cabang Kodim Buton.
"Sudah ada empat truk yang kita berangkatkan. Tiga truk dari posko Kodim, dan satu truk dari BPBD. Kita koordinasi dengan BPBD, kita berangkatnya hari ini. Berangkat menuju ke Kendari, nanti kita menuju langsung ke Lanud Halu Oleo," jelas Dandim Kodim 1413/Buton, Letkol Inf Davy Darma Putra.
Ia mengatakan, nantinya bantuan akan diangkut menggunakan pesawat Herkules dan langsung diterbangkan menuju Palu, Sulawesi Tengah.
"Tidak semua bantuan masyarakat Kepton diangkut menggunakan pesawat udara, dikarenakan keterbatasan kendaraan truk angkut yang akan mengangkut menuju ke Kendari," ujarnya.
Sementara hingga hari keempat dibukanya posko bantuan peduli gempa dan tsunami Sulteng di Markas Kodim 1413/Buton, bantuan masih terus masuk dan berdatangan.
Dandim mengungkapkan, termasuk bantuan dari Koramil Poleang, Koramil Tomia, dan Koramil Wanci yang datang hari ini.
Untuk pemberangkatan bantuan gelombang kedua nanti, akan mengunakan armada kapal milik PT Pelni.
"Nah, kemarin kita koordinasi dengan PT Pelni dan dengan Syahbandar. Kan besok (Jumat, 5/10/2018) ada kapal Lambelu, itu yang akan memuat bantuan peduli bencana, jadi rencana bantuan ini akan kita kirim melalui kapal Lambelu," terang Letkol Inf Davy.
Sementara pembukaan posko setelah pengiriman gelombang kedua, Davy mengatakan akan melihat situasi besok.
"Nanti kita lihat apakah memang setelah pengiriman besok itu kita masih lanjutkan atau tidak, itu nanti kita informasikan lagi," kata Letkol Inf Davy. (cro1)