Kepala SMPN Satu Atap Tira Bantah Sunat Dana PIP

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Satu Atap Tira, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, Wa Ode Nasiah membantah adanya pemotongan uang pada bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk siswa yang belajar di sekolahnya.
"Saya tidak pernah melakukan pungutan liar (Pungli) atau mengambil uang bantuan Program Indonesia Pintar yang ada di SMPN Satu Atap Tira. Karena pemotongan tersebut sudah melalui rapat dengan orang tua siswa dan kesepakatan bersama dengan semua wali siswa yang hadir pada saat itu," jelas Wa Ode Nasiah.
Saat dikonfirmasi melalui telepon, Nasiah mengatakan, pemotongan uang sebesar Rp 50.000 itu sudah ada kesepakatan dengan orang tua siswa yang mendapatkan bantuan PIP. Pemotongan Rp 50.000 perkepala sudah masuk dalam untuk pengurusan baik di bank seperti foto copy dan lain sebagainya.
"Pemotongan dana tersebut tidak serta merta dipotong, namun sebelumnya ada pertemuan dengan para orang tua siswa. Dimana pertemuan tersebut dihadiri oleh setengah dari orang tua siswa SMPN satu atap serta sudah ada persetujuan," bebernya.
"Artinya, dengan hadirnya setengah dari orang tua siswa yang berjumlah sebanyak 83 orang tersebut, berarti sudah ada kesepakatan dan saya kira sudah melebihi kuota (Korum) suara orang tua siswa yang mendapatkan bantuan," sambungnya.
Saat pertemuan tersebut, lanjutnya, orang tua siswa yang hadir sangat antusias dan senang mendengar hasil rapat pada bulan sebelum hari raya Idul Adha beberapa waktu lalu. "Wah klo itu memang keputusannya dengan pemotongan 50 ribu sudah diuruskan semuanya, baguslah biar orang tua siswa tidak terlalu repot lagi dan tinggal tunggu pencairan," ungkap Wa Ode Nasiah sambil menirukan pernyataan salah satu orang tua siswa.
Menurut Nasiah, semua orang tua siswa sudah menyerahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah dalam hal ini kepala SMPN Satu Atap Tira, untuk menyelesaikan semua persyaratan dalam pengurusan pencairan dana PIP untuk semua siswa yang berjumlah sebanyak 83 Siswa.
Ketika ditanyakan mengenai pembagian siswa yang berjumlah 83 orang dan dua diantaranya belum terbagikan, Nasiah membantah, karena belum lama ini Ia sudah membagikan untuk dua siswa yang masuk dalam daftar 83 orang tersebut.
"Memang betul sembulumnya jumlah data siswa yang mendapatkan bantuan Program Indonesia Pintar di SMPN Satu Atap Tira sebanyak 83 orang. Yang sudah mendapatkan sebelumnya sebanyak 81 orang dan menyusul dua siswanya belum lama ini terbayarkan, dimana ada kwitansi serta tanda buktinya," tutupnya.
Sekedar diketahui, PIP merupakan salah satu program pemerintah dibidang pendidikan dan diberlakukan untuk masyarakat Indonesia kurang mampu. Dana PIP untuk siswa beragam mulai dari Rp 350 ribu sampai dengan Rp 375 ribu. Sedangkan jumlah siswa di SMPN Satu Atap yang menerima bantuan ini sebanyak 83 orang Siswa. (m4)