Pol PP Gerebek Lokasi Prostitusi, Tikar dan Rumput Jadi Alas

PUBLIKSATU, TUBAN - Lokasi prostitusi di Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban terbilang tidak biasa. Pasalnya, lokasinya berada di tengah hutan. Selain itu, alas yang digunakan saat berhubungan badan juga hanya menggunakan tikar dan rumput liar.
Terbongkarnya lokasi ini setelah Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tuban, Jatim melakukan penggerebekan. Hasilnya, sejumlah wanita yang diduga sebagai PSK dan lelaki hidung belang diamankan.
Menariknya, saat penggerebekan, petugas dan para PSK sempat terlibat kejar-kejaran hingga areal persawahan. Mengetahui kedatangan petugas, para PSK dan sejumlah lelaki hidung belang langsung berhamburan melarikan diri.
Rasa takut membuat mereka nekat menerobos gelapnya malam hingga masuk kawasan hutan dan kebun warga.
Setelah terjadi kejar-kejaran, tiga wanita diduga PSK, serta seorang lelaki hidung belang berhasil diamankan petugas.
Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah fasilitas prostitusi tersebut.
Seperti tikar, air yang dipergunakan pasca berbuat mesum. Serta sejumlah barang yang ditinggal kabur oleh para PSK yang melarikan diri ke hutan.
Menurut Nawawi Camat Jatirogo, Tuban, razia prostitusi ini dilakukan setelah pemerintah kecamatan melakukan pembinaan.
Namun, para PSK ini masih tetap melakukan pekerjaannya melayani para pria hidung belang.
"Mereka yang terjaring selanjutnya diamankan ke kantor Satpol PP Kabupaten Tuban. Setelah didata identitasnya, mereka akan diserahkan Dinas Sosial, agar mendapat pembinaan dan pelatihan, sehingga tidak kembali mejajahkan diri," kata Nawawi.
Untuk diketahui, berbeda dengan lokalisasi pada umumnya, yang berbentuk warung atau rumah, tempat prostitusi ini berada di alam terbuka.
Berada di antara rerimbunan semak belukar dan pohon-pohon pisang. Sementara alas yang digunakan hanya selembar tikar, atau bahkan hanya beralaskan rumput liar. (pul/jpnn)