Islamic Center di Tomia

SEJARAH ditorehkan Bupati Wakatobi, H Arhawi yang meletakkan batu pertama pembangunan Islamic Center di Puncak Waru'u, Pulau Tomia, kemarin.
Usulan dari Kerukunan Masyarakat Pulau Tomia (KMPT) rencana pembangunan gedung religius tersebut dilakukan bersamaan dengan hajatan Festival Pulau Tomia. Hal tersebut merupakan bentuk komitmen serius dari masyarakat dan pemerintah yang berkolaborasi dalam pembangunan.
Islamic Center di Tomia juga salah satu jawaban program Wakatobi Religius yang dicanangkan duet Arhawi-Ilmiati. Sebagai daerah eks Kesultanan Buton, Wakatobi memang kental dengan Islam. Terbukti hingga kini warganya yang wanita menggunakan pakaian menutup aurat ala Islam.
Nah, nilai-nilai religius tersebut semoga tidak menguap ditelan zaman di era globalisasi. Maka itu, harus ada upaya serius untuk mempertahankannya. Mengikat nilai-nilai Islam dalam bentuk amal keseharian masyarakat.
Melembagakannya perlu kesamaan visi antara Pemkab dan masyarakat. Momentum pembangunan Islamic Center di Tomia merupakan kesamaan pandangan melihat kebutuhan keumatan.
Selanjutnya yang perlu diseriusi adalah penyelesaian pembangunan Islamic Center. Semoga bisa dituntaskan dalam waktu dekat.
Terakhir, setelah bangunan Islamic Center selesai adalah memakmurkan masjid. Bagaimana mengajak masyarakat untuk rajin salat berjamaah. Dengan demikian kemegahan bangunan juga disertai dengan kekayaan muatan spiritual rakyat.(**)