Kemarau Panjang, PDAM Baubau Keliling Salurkan Air Bersih Gratis ke Warga

PUBLIKSATU, BAUBAU - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara dalam mengatasi kemarau panjang, pihaknya keliling menyalurkan air bersih, khususnya daerah ketinggian yang tak mampu dialirkan, seperti di Bukit Wolio Indah (BWI).
Akibat kemarau panjang ini mempengaruhi debit air. Dan dua titik yang menjadi sumber mata air PDAM Kota Baubau terjadi sedikit pengurangan debit.
Direktur PDAM Kota Baubau, Ali Hasan mengatakan, pihaknya menurunkan dua unit mobil untuk disalurkan ke rumah-rumah warga secara gratis. Penyaluran ini dilakukan sudah sekitar dua minggu.
"Jadi kemarau kita ini telah berlangsung lama mempengaruhi debit air kita. Ada beberapa titik yang menjadi sumber mata air PDAM Kota Baubau mengalami kekeringan. Sehingga langkah yang kami lakukan hari ini mobil air di PDAM kita salurkan kepada masyarakat. Biarpun sedikit, paling tidak mereka dapat untuk kebutuhan minum dan makan," kata Ali Hasan kepada publiksatu.co via WhatsApp, Rabu (17/10/18).
"Kita salurkan khususnya daerah ketinggian, di Medibrata, di Asri Wijaya dan Bukit Hosa, karena kan tidak bisa lagi mendaki air ini sampai ke atas sana," terangnya.
Lanjut ia, ini bukti nyata bahwa pemerintah tetap perduli terhadap kebutuhan air bersih. Meskipun masih musim kemarau.
"Kita respon dengan keluhan air Baubau ini. Kita berupaya tiap hari. Sebenarnya keringnya tidak terlalu banyak tetapi debitnya berkurang kurang lebih 5 cm. Dua titik mata air Sorawolio yakni mata air Kasombu dan Balanga," sebutnya.
Ali Hasan menambahkan, kemarau panjang ini akan berakhir sampai pertengahan November 2018. Dari itu, pihaknya akan memberikan pelayanan maksimal akan kebutuhan air di Kota Baubau. (Sim)