Berita Terkini
Baubau

Honorer K2 Baubau Unjuk Rasa, Monianse : Semoga Terdengar Nyaring di Jakarta

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Rabu, 31 Oktober 2018 14:32 WIB · 2 menit baca
Honorer K2 Baubau Unjuk Rasa, Monianse : Semoga Terdengar Nyaring di Jakarta
Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse menerima unjuk rasa Honorer K2

PUBLIKSATU, BAUBAU - Ratusan pegawai Honorer Kategori Dua (K2) menggelar aksi demonstrasi dengan mendatangi kantor Wali Kota Baubau, Selasa (30/10). Dalam aksi unjuk rasa itu diterima lansung oleh Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse.

Dalam tuntutannya, para aksi yang mengaku dari Forum Honorer K2 Indonesia Kota Baubau ini meminta kepada Presiden Joko Widodo agar menerbitkan Perpu untuk dapat diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil.

"Sehingga saat ini kami mendesak pemerintah daerah agar bisa menyampaikan aspirasi kami kepada pemerintah pusat. Dalam hal ini kami meminta kebijakan Presiden untuk segera membuat Perpu," kata Koordinator Aksi, Muslimin.

Salah satu penyelesaian K2 untuk diangkat menjadi PNS hanya bisa di lakuan dengan diterbitkanya Peraturan Perundang-undangan, tidak melalui revisi undang-undang.

"Karena kalau melalaui revisi undang-undang akan lama dan tidak tau sampai kapan akan selesai," serunya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse mengatakan, persoalan pengangkatan tenaga honorer K2 menjadi PNS ini merupakan tugas pemerintah pusat, namun bukan berarti pemerintah daerah tidak dapat berbuat apa-apa.

"Gawaian ini adanya di pusat tetapi bukan berarti kita berserah diri dan berpasrah diri, tetap kita akan berupaya," sambut Monianse.

"Karena yang namanya aturan masih bisa berubah, dengan usaha dan negosiasi-negosiasi intensif," sambungnya.

Lanjut ia mengatakan, untuk persoalan K2 ini rananya ada dua yakni di pemerintah pusat tepatnya di Kementerian Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi, BKN, serta Komisi dua DPR RI. Kata Monianse, apa yang menjadi harapan Forum honorer Indonesia menjadi desakan bagi DPR untuk dibuatkan kedalan sebuah regulasi.

"Mudah mudahan suara yang hari ini dilontarkan seluruh forum K2 yang ada di seluruh indonesia, terdengar nyaring di Jakarta," terang Monianse. (Cro1)