Baubau

Era Pemerintahan Digital, Monianse Minta OPD Dapat Berinovasi Kreatif

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Jumat, 2 November 2018 05:25 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Era Pemerintahan Digital, Monianse Minta OPD Dapat Berinovasi Kreatif
Pemred Buton Pos,Irwansyah Amunu (kiri) bersama Wawali Baubau, La Ode Ahmad Monianse dan Redpel Buton Pos, Haerudin

PUBLIKSATU, BAUBAU - Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Baubau dalam era pemerintahan digital ini dapat menghadirkan berbagai inovasi kreatif untuk pengembangan daerah.

Hal tersebut disampaikan Monianse saat memberikan closing statetment pada work shop inovasi daerah 2018 yang digelar Balitbang di Kantor Wali Kota Baubau, Rabu (1/11/18).

"Kota baubau akan lebih baik jika kita tata dengan cara-cara berinovasi. Jangan cuma mendengarkan, tetapi perlu ada aksi. Harapan kita memang harus ada aksi-aksi nyata untuk bergerak mewujudkan konsep-konsep yang telah kita diskusikan hari ini," kata Monianse.

Atas nama pemerintah Kota Baubau, Monianse memberikan apresiasi dengan dilaksanakan kegiatan tersebut. Sehingga dapat langsung membuat sebuah pola inovasi yang akan dilakukan lima tahun ke depan.

Lanjut ia mengatakan, tentunya pemerintah telah menyampaikan kepada sejumlah SKPD untuk segera melakukan upaya revisi dari rencana strategi sebelum masuk kepada dokumen yang akan dibahas bersama DPRD. Sebab Monianse melihat, saat ini Baubau berada di persimpangan perencanaan.

"Kenapa berada di persimpangan perencanaan karena kami sudah harus melahirkan RPJMD. Konsekuensi sebagai kepala daerah yang baru. Sementara APBD sudah harus berjalan. Kami baru sebulan, baru 39 hari. Dan ini menjadi waktu yang cepat untuk melahirkan RPJMD yang menjadi sebuah dokumen. Di sisi lain RPJMD ini sudah harus menjadi rujukan anggaran di 2019," terangnya.

"Sehingga kami kemarin mengambil langkah-langkah strategisnya. Termasuk mencoba mengeksplorasikan semua SKPD agar berbicara satu tempat untuk menerjemahkan bersama. Walaupun ini belum menjadi sebuah dokumen, tetapi rohnya kita sudah tahu. Waktu inilah yang kita bagi kepada SKPD di tahun 2019. Ambil ini, ambil ini," sambungnya.

Untuk diketahui, dalam workshop ini menghadirkan Peneliti Madya Bidang Bisnis dan Manajemen Balitbang Kementerian Dalam Negeri, Herie Saksono, Pengamat Birokrasi Pemerintahan, Sudjiton, Pemred Buton Pos, Irwansyah Amunu. (Cro1)

Bagikan