Begini Pengakuan Peserta CPNS Buton Selatan Yang Tak Lolos Passing Grade
Bagikan

PUBLIKSATU.CO,BAUBAU - Ratusan peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Buton Selatan berguguran pada tahap Tes Kompetensi Dasar (TKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) pada hari kedua, Sabtu (3/11/18) karena tidak memenuhi ambang batas nilai minimal (passing grade) yang ditentukan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Menurut pengakuan sejumlah peserta seleksi, Tes Karakteristik Pribadi (TKP) adalah bagian tersulit yang dikerjakan. Sebagian besar CPNS gugur karena nilai TKP tidak memenuhi nilai minimal sebesar 143.
Salah satu peserta SKD Kementerian PAN-RB yang tak lolos passing grade, Dwianti Ayu Syahputri (23) mengungkapkan rasa kecewa karena nilai passing grade nya gagal setelah nilai jenis TKP tidak cukup. Ia pun mengaku soal yang paling sulit yang dikerjakan pada bagian soal Tes Intelegensi Umum (TIU) dan TKP.
"Soal TKP ini saya rasa sulit. Model soalnya seperti perumusan, pemecahan angka sama tebak pola. Pemecahan angka yang saya kurang jawab," ungkap Ayu usai ikut SKD di Gedung Maedani Kota Baubau.
Lanjut wanita yang akrab di sapa Putri ini juga menuturkan hambatan yang didapatkan selama mengikuti tes yakni soal yang menurutnya terlalu panjang.
"Jadi waktunya habis untuk membaca soal. Memang bacaannya sudah langsung pada intinya. Apa tujuannya yang di maksud sama soal, tetapi baca wacananya itu yang memakan waktu," keluhnya.
Ia berharap kepada pemerintah pusat agar standar passing grade dapat diturunkan. Mengingat di indonesia banyak yang sudah ujian, namun masih banyak yang tidak lulus.
"Jadi menurut saya, angka passing grade diturunkan.
"Selama ujian sempat saya lihat ada beberapa peserta yang mengalami stres selama ujian berlansung. Mungkin karena soal yang dia dapat tidak sesuai dengan materi yang dia pelajari," tambahnya.
Senada dengan putri, raut kecewa juga nampak di wajah Nur Azriani (25). Lukusan S1 Profesi yang mengikuti SKD CPNS Buton Selatan pada hari kedua ini mengatakan, dari ketiga tipe soal yang paling sulit menurutnya yakni TKP. Sebab menurutnya, soal yang panjang.
"Nda Lulus, dua jenis soal masuk passing grade, namun jatuh di TKP," kata Nur Azriani.
"Belum lagi dipikirkan. Kalau soal TKP kepanjangan jadi memang agak lama di situ. Susah sih di bandingkan soal-soal yang ada di youtube. Manyoritas hampir 85 persen TKP soalnya panjang, jawabannya juga panjang. Itu yang membuat lama," sambungnya. (Cro1)