TNI-Polri Tanamkan Bahaya Paham Radikal dan Terorisme Kepada Pelajar di Buteng

PUBLIKSATU, BUTENG - Satgas Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 Kodim 1413/Buton bersama Polsek Gu, Kecamatan Lakudo, Buton Tengah (Buteng) terus berupaya menciptakan suasana Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Sinergitas TNI-Polri ini menggelar sosialisasi bahaya paham radikal dan terorisme kepada peserta didik SMA Negeri 1 Gu, Sabtu (03/11/2018) dengan menghadirkan pemateri, Bripka Laode Sahabat.
Bripka La Ode Sahabat mengatakan, giat ini merupakan salah satu langkah preventif yang dilakukan oleh satgas TMMD bersama Polsek Gu dalam mengantisipasi dan mencegah perkembangan paham radikal dan terorisme kepada generasi muda.
"Sosialisasi ini penting dilakukan di Indonesia karena kini masyarakat rentan terpapar radikalisme yang sasarannya anak muda dan pelajar," kata Bripka Sahabat.
"Tetap teguh dalam pendirian, kita harus lebih mendalami ilmu agama sehingga tidak gagal paham dalam pemahaman-pemahaman yang salah yang banyak beredar di masyarakat" imbuhnya.
Dalam giat ini La Ode Sahabat berharap, seluruh masyarakat menanamkan satu visi dan persepsi terkait potensi bahaya radikalisme sehingga cepat terdeteksi dan dapat segera ditangani.
"Peran serta masyarakat dan aparat terkait diharapkan terus bergandeng tangan dalam pencegahan penyebarluasan pahan radikalisme dan terorisme. Deteksi dini dan lapor cepat kepada pihak berwajib kalau ada indikasinya," tegas Bripka Sahabat.
Sementara itu salah satu peserta didik, Ilham mengaku, setelah mendengarkan materi dari sosialisasi, ia lebih memahami apa itu paham radikalisme dan terorisme.
"Alhamdulilah setelah dijelaskan kami paham, segala tindakan kekerasaan yang menyimpang dari nilai-nilai Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 merupakan bagian dari pada paham radikalisme," kata Ilham. (Cro1)