Pengembangan Budaya Lokal Baubau Butuh Sinergitas Pemerintah dan Masyarakat

PUBLIKSATU, BAUBAU - Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Baubau gagas diseminasi pengembangan budaya lokal masyarakat, di Aula Palagimata Baubau, Sabtu (10/11/18).
Wali Kota Baubau, AS Tamrin mengatakan, giat ini merupakan momentum yang sangat penting untuk membangun persepsi dan pemahaman yang sama antar stakeholder di daerah tentang budaya masyarakat Buton secara luas. Ini untuk menjamin bahwa lokal wisdom tetap terjaga, dilestarikan dan dikembangkan secara berkelanjutan pada setiap periode generasi kedepan sebagai warisan budaya bangsa.
"Pengembangan lokal budaya bukan berarti mengubah nilai-nilai masyarakat, akan tetapi lebih mengedepankan pengutan nilai-nilai budaya lokal sebagai jati diri dan karakter yang sudah menjadi kulturasi etika kehidupan masyarakat setempat yang bisa menyebar dalam setiap generasi demi generasi. Sehingga budaya kita tidak menjadi punah akibat moderenisasi atau terasa asing bagi generasi masa depan," kata AS Tamrin.
Dalam pelestariam budaya lokal masyakarat Buton ini diperlukan langkah strategis. Seperti yang telah diamanatkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan melalui perlindungan pengembangan, pemanfaatan dan pembinaan guna mewujudkan masyarakat Kota Baubau dengan memiliki prinsip Trisakti sebagaimana yang telah di sampiakan presiden Sukarno yakni berdaulat.
"Saya berharap diseminasi ini bisa menciptakan harmonisasi dan sinergitas yang optimal antar stakeholder di daerah sehingga dapat mendukung terwujudnya penyelenggaran pemerintah daerah yang efektif dan mampu meluruskan permasalahan yang dihadapi," jelasnya.
Untuk diketahui pada kegiatan ini menghadirkan narasumber Kepala Pelestarian Nilai Budaya Ditjen Kebudayaan Republik Indonesia, Faisal dan Akademisi Antropologi, La Ode Abdul Munafi. (Cro1)