Berita Terkini
Baubau

Hasil CAT CPNS 2018, Baubau Lolos 27 Orang, Buton 31

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 12 November 2018 12:56 WIB · 3 menit baca
Hasil CAT CPNS 2018, Baubau Lolos 27 Orang, Buton 31
Ilustrasi Tes CPNS

PUBLIKSATU, BAUBAU - Kota Baubau telah menuntaskan tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. Dari 1.563 pelamar yang tercatat lulus administrasi, hanya 27 orang yang nilainya mencapai ambang batas passing grade.

Hasil tersebut berdasarkan delapan sesi ujian SKD secara Computer Assisted Test (CAT) di Gedung Maedani selama dua hari, yakni sejak Sabtu (10/11) dan Minggu (11/11).

"Kota Baubau itu ada 27 orang yang lolos pasing grade SKD," ungkap Kabid pengadaan dan mutasi pegawai BPKSDM Baubau, Samiun dihubungi wartawan ini via seluler.

Ia menuturkan, hasil SKD itu akan dilaporkan ke Wali Kota selaku pejabat pembina kepegawaian lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau untuk melahirkan sikap formal. Selanjutnya diserahkan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Kata dia, merujuk jadwal awal, SKD bukan merupakan tahap akhir seleksi CPNS. Peserta yang lolos harus mengikuti satu tahap lagi, yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

"Secara nasional sudah ada jadwal SKB. Tapi, kita masih menunggu informasi lebih lanjut dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengenai waktu pelaksanaan pastinya," ujarnya.

Dia mengakui, belum bisa memastikan apakah yang ikut tahap SKB adalah hanya mereka yang lolos passing grade SKD atau ada alternatif lain. Mengingat jumlah yang lolos itu masih jauh dari kuota formasi yang tersedia, yakni 150 jalur umum dan dua jalur khusus.

"Panselnas malam ini rapat. Karena melihat semua kabupaten/kota, hasil SKD tidak payung, yang lolos dari passing grade tidak memenuhi kuota," imbuhnya.

Samiun mengatakan, pihaknya berharap ada kebijakan baru dengan menurunkan ambang batas passing grade. "Kalau seperti ini kuota tidak akan tercapai. Kita berupaya kalau bisa Panselnas menurunkan passing grade atau bagaimana supaya bisa kita terpenuhi kuota," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, nilai ambang batas passing grade SKD yang ditetapkan KemenPAN-RB, yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 75, Tes Intelegensi Umum (TIU) 80, dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 143.

Lebih parah lagi Kabupaten Buton. Dari 2.606 peserta yang ikut Computer Asissted (CAT) di Gedung Maedani, Kota Baubau, 7-10 November, hanya 31 orang yang lolos passing grade.

Jumlah tersebut hanya 10 persen lebih sedikit dari jatah kuota CPNS Kabupaten Buton yang jumlahnya 301 kursi. Dengan kata lain, Kabupaten Buton harus merelakan 270 kursi yang terancam tidak bisa terisi.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Buton, Zanuria, banyaknya peserta yang tidak memenuhi nilai ambang batas sebagaimana ditentukan panitia seleksi CPNS tahun 2018 disebabkan soal yang sulit. Hal ini, menurutnya dikeluhkan banyak peserta.

"Soalnya terlalu sulit, makanya banyak yang tidak lolos," ungkap Zanuria ketika dikonfirmasi, akhir pekan kemarin.

Terhadap 31 peserta yang lolos passing grade, kata dia, masih belum aman. Mereka harus menjalani tes selanjutnya, yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Terhadap kuota yang belum terpenuhi, pihaknya menunggu petunjuk dari pemerintah pusat. Sebab, masih ada 270 formasi lagi yang belum terpenuhi. "Untuk kekurangan kuota kita tunggu saja instruksi dari pusat. Saat ini belum ada informasi," ujarnya.

Ditambahkan, jadwal tes SKD dan SKB 31 peserta yang lolos passing grade hingga kini juga belum diketahui. Pihaknya masih terus menunggu petunjuk pusat. (man/exa)