Gardu PLN Kendari Sudah Normal Lagi
Bagikan

PUBLIKSATU, KENDARI — Pemadaman listrik yang terjadi beberapa hari ini sangat menganggu aktivitas masyarakat Kota Kendari. Terutama yang berdomisili di sekitaran Puuwatu, Mandonga dan sekitarnya. Hal ini dikarenakan padamnya lampu terjadi selama kurang lebih 2 jam, sejak Senin (12/11) sampai dengan Rabu (14/11).
Namun, pemadaman yang terjadi bukan tanpa sebab. Manager Jaringan PLN Area Kendari, Sultan mengungkapkan, pemadaman listrik yang terjadi beberapa hari disebabkan adanya gangguan pada salah satu kabel bawah tanah. Tepatnya di Gardu Induk PLN Puuwatu, Senin (12/11) lalu.
“Salah satu kabel bawah tanah yang memiliki tegangan 20 ribu mega watt terbakar. Sehingga, menyebabkan beberapa kabel lain ikut terbakar. Sehingga listrik secara otomatis tidak tersalurkan ke masyarakat sekitar,” ungkapnya, Kamis (15/11). Lanjut dia, terbakarnya kabel bawah tanah ini disebabkan tidak seimbangnya antara kabel dengan beban listrik yang akan didistribusikan.
“Memang dari awal penanaman kabel dahulu tidak memikirkan perkembangan daya yang terjadi saat ini. Dimana, ukuran kabel yang dipasang dulu berukuran kecil. Sedangkan daya listrik dari tahun ke tahun semakin berkembang,” jelasnya.
Atas kejadian ini, pihaknya pun langsung segera melakukan penggantian kabel secara keseluruhan. Tujuan kejadian serupa tidak terulang lagi. “Kami sudah melakukan penggantian pada kabel yang terbakar. Harapannya distribusi listrik dari gardu ke masyarakat bisa normal kembali,” terangnya.
Hal senada juga disampaikan Manager Area Kendari Eryan Saputra. Menurutnya kejadian ini merupakan murni gangguan teknis tanpa ada unsur kesengajaan. “Memang sudah waktunya kabel itu diganti. Karena ukuran kabel dan daya tidak seimbang. Kabelnya juga sudah cukup lama. Tapi saya jamin hari ini (kemarin,red) pekerjaan dituntaskan sehigga tidak terjadi lagi pemadaman,” tutupnya. (b/ags)
