Dendam, Anak SMA Ditikam Saat Pasar Malam
Bagikan

PUBLIKSATU.CO — YF harus berurusan dengan hukum. Ia diduga menikam seorang pelajar, BS. Beruntung nyawa korban saat itu masih bisa terselamatkan.
Kapolsek Waworete, Iptu Jumardi membenarkan peristiwa berdarah itu. Jumat (16/11), Iptu Jumardi dan beberapa anak buahnya menggiring YF ke Mapolres Kendari. YF menikam BS saat pasar malam digelar di Desa Tekonea Kecamatan Wawonii Timur.
“Saat itu pelaku dan korban berpapasan diacara pasar malam. Sebelum penikaman terjadi, keduanya sempat terlibat perkelahian,” ujar Iptu Jumardi saat ditemui di Pelabuhan Feri Langara.
Konsentrasi BS saat menyaksikan wahana permainan gelombang asmara di pasar malam buyar ketika pelaku, YF datang lalu merangkul dan mencekik BS. Spontan korban berontak dan lolos dari cekikan pelaku. Pelaku lalu menghajar wajah korban dan menghunus
pisau yang diselip di pinggangnya.
Rupanya BS cukup gesit. Dia berhasil mengelak dan menangkis. Tapi pelaku masih kalap dan terus mengejar korban dengan tusukan demi tusukan, hingga telak menancap di pundak BS. Usai menjalankan aksinya, pelaku langsung melarikan diri.
“Setelah kami terima laporan. Kami langsung mengejar pelaku. Anggota berhasil membekuk YF di Pelabuhan Feri Langara saat hendak melarikan diri di Kendari,” ungkap Iptu Jumardi.
Pelaku kini dititip di Polres Kendari, dan dijerat pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan.
“Kami terus mendalami pelaku. Selain kasus 351, sesuai informasi masyarakat, pelaku juga sering mengambil barang-barang berharga masyarakat,” tutur Iptu Jumardi. (san/b)