Isi Formasi Kosong, Seleksi CPNS di Buteng Akan Diranking
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Peserta yang tak capai passing grade pada Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) masih ada harapan untuk bisa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada penerimaan CPNS 2018.
Pemerintah Buton Tengah (Buteng) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan bersurat kepada Badan Kepegawaian Nasional (BKN) untuk dilakukan perankingan dari nilai akumulasi dibawah passing grade.
Langkah ini dilakukan untuk mencukupi 500 kuota formasi yang disetujui pemerintah pusat. Sementara yang lolos pasing grade hanya 95 orang saja.
"Inikan wacana yang ada penurunan passing grade tidak dimungkinkan, jadi kami akan meminta supaya kita ranking. Karena kalau kita melaksanakan ulang untuk mengejar kecukupan formasi membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Kita punya energi kemudian kita punya dana banyak yang terserap di sini, dan kapan pun dilaksanakan saya kira sudah begitu juga hasilnya," terang Kepala BKSDM Buteng, Samrin.
Terkait perankingan ini kata Samrin, pihaknya telah berkomunikasi dengan Bupati Buton Tengah, Samahudin sebagai pemegang kebijakan.
"Kami juga sudah komunikasikan dengan pak Bupati, supaya mungkin di rengking,misalnya kalau kuota cuma satu, maka yang di butuhkan atau di seleksi tiga orang," akunya
"Di salah satu bidang tes nilainya tinggi sementara bidang lainnya rendah, hanya karena kehabisan waktu untuk menjawab soal. Jadi itu merupakan salah satu cara bijak untuk memenuhi kuota CPNS," sambung Samrin.
Seperti diketahui, ada tiga sub ujian di SKD CPNS 2018 yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Kareakteristik Pribadi (TKP). Ketiga tes ini memiliki tingkat kelulusan berbeda, dan masing-masing peserta harus memenuhi standar passing grade jika ingin lulus. (Cro1)