Pria Ini Penggal Kepala Rahmadi Lalu Dibuang Dalam Kantong Kresek
Bagikan

PUBLIKSATU, BANJAR - Kasus pembunuhan Rahmadi mulai terkuak. Petugas gabungan dari Polda Kalimantan Selatan, Polres Banjar, dan Polsek Sungai Tabuk berhasil menemukan kepala Rahmadi di kawasan Jembatan Barito, Kamis (22/11).
Kepala Rahmadi ditemukan terbungkus tas keresek di dalam tas. Ada banyak luka di wajah Rahmadi.
Selain itu, kedua bola mata juga masih terbuka. Di samping lokasi penemuan kepala Rahmadi juga ada parang.
Rahmadi sendiri meninggal dunia setelah diduga dipenggal temannya, Safrudin alias Amat (19), di semak-semak Desa Lok Baintan Dalam, Sungai Tabuk, beberapa waktu lalu.
“Alhamdulillah kepala korban sudah ditemukan oleh tim, persis di bawah Jembatan Barito, " terang Dirkrimum Polda Kalsel Kombes Pol Sofyan Hidayat.
Amat sendiri merencanakan pembunuhan sadis itu dengan sangat detail.
Awalnya dia berpura-pura mengajak korban melamar kerja di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Saat itu dia menyebut gaji yang bakal diterima sebesar Rp 7 juta per bulan. Korban rupanya tertarik.
Mereka lantas bertemu di sebuah tempat. Amat kemudian menitipkan sepeda motornya dan menumpang kendaraan milik Rahmadi.
Keduanya lantas berangkat pada siang hari. Namun, di tengah perjalanan, Amat meminta Rahmadi berhenti sejenak.
Dia beralasan ingin buang air kecil di pinggir jalan. Saat itu dia memanggil Rahmadi dari dalam semak-semak.
Telepon genggam Rahmadi saat itu jatuh. Dia lantas berusaha memungutnya. Saat itulah Amat lansung mengayunkan senjata tajam ke leher Ramadi.
Kapolda Kalsel Inspektur Jenderal Polisi Yazid Fanani mengatakan, Rahmadi langsung tersungkur setelah ditebas.
Namun, Amat ternyata belum puas. Dia lantas mengarahkan senjata tajamnya ke leher korban.
“Kepalanya dibungkus dengan plastik dan dimasukkan ke dalam tas, lalu dibawa dan dibuang di bawah Jembatan Barito,” ujar Yazid. (gmp/by/ran/lan/ema/prokal/jpnn)
