Berita Terkini
Ragam

Alfamart Pekerjakan 206 Penyandang Disabilitas

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Selasa, 4 Desember 2018 16:18 WIB · 2 menit baca
Alfamart Pekerjakan 206 Penyandang Disabilitas
Deputy Branch Manager Alfamart Sugiharto Suwondo memberi kenang2an pada karyawan penyandang disabilitas Alfamart

PUBLIKSATU, SURABAYA – Alfamart mempekerjakan sebanyak 206 orang penyandang disabilitas sebagai karyawan yang tersebar di divisi store, warehouse, dan office secara nasional. 10 Orang diantaranya bekerja di wilayah Surabaya dan Sidoarjo.

Deputy Branch Manager Alfamart Sugiharto Suwondo mengatakan, perekrutan penyandang disabilitas ini sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas.

“Yakni perusahaan swasta wajib merekrut 1 persen tenaga kerja penyandang disabilitas,” katanya disela peringatan Hari Disabilitas Internasional yang diperingati setiap 3 Desember, di Kantor Alfamart, Senin (3/12/2018).

Selain merekrut, lanjutnya, perusahaan juga memberikan penghargaan kepada karyawan penyandang disabilitas yang berprestasi berupa pengangkatan karyawan tetap.

“Alfamart percaya bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi yang bisa digali, untuk itu kami terbuka dan memberi kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk bergabung dengan kami. Alfamart adalah industri ritel modern padat karya yang membutuhkan SDM yang cukup banyak dan mumpuni, semua punya hak yang sama dalam membangun karir,” jelas Sugiharto.

Septian Dwi Wijaya atau Wawan, 26, mengaku bangga bisa bergabung dengan Alfamart. “Kemarin ada beberapa teman yang juga tes di Alfamart dan sama-sama dari UPT Rehabilitasi Sosial Cacat Rungu Wicara Bangil tapi yang lolos hanya saya,” ujarnya.

Sudah sebulan ini Wawan aktif sebagai crew Toko Hayamwuruk Sidoarjo. “Penerimaan teman-teman di toko cukup baik, tapi dengan konsumen saya masih harus adaptasi sebab masih banyak yang suka melihat saya dengan cara aneh ketika melayani di kasir. Ini tantangan agar saya tetap percaya diri,” terangnya.

Sama halnya pengakuan Septian Dwi Putra, 23 tahun, bergabung di Afamart menambah pengalaman kerja dan memperluas jaringan relasi. “Saya sempat pesimistis mau kerja apa dengan keadaan seperti ini, tapi ternyata Tuhan memberi jalan,” yakinnya. (nin/rud)

(sb/jpg/jek/JPR)