Berita Terkini
Baubau

Pemkot Baubau Mau Lelang Mobil Rongsok

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 12 Desember 2018 15:08 WIB · 2 menit baca
Pemkot Baubau Mau Lelang Mobil Rongsok
Pemkot Baubau akan melelang sejumlah mobil rongsokan yang terpakir di kantor Wali Kota di Palagimata

PUBLIKSATU, BAUBAU - Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau berencana menjual kendaraan dinas yang sudah tidak terpakai. Penjualan aset tersebut akan dilakukan dengan cara dilelang ke publik.

Sektretaris Kota Baubau, Roni Muhtar mengaku telah menggelar rapat dengan unit kerja Pemkot yang menangani aset. Salah satu topik pembahasannya adalah langkah untuk menginventarisir daftar aset Pemkot.

"Inventarisir ini pengertiannya adalah mencoba memperbaharui data tentang aset. Setelah itu baru kita lihat mana yang butuh penanganan lebih lanjut," ujar Roni dikonfirmasi di Palagimata, Selasa (11/12).

Menurut jenderal ASN Pemkot ini, salah satu jenis aset yang akan mendapat pengangan lebih lanjut adalah mobil dinas bekas yang sudah tidak terpakai. Mobil tersebut akan dilego ke khalayak umum agar bisa menghasilkan duit.

"Kalau ada kendaraan sudah tidak layak pakai seperti rongsokan disana (parkiran mobil bekas) itu, kita jual. Supaya bisa menjadi uang untuk pembangunan Kota Baubau," ungkap mantan Kepala Dishub Baubau ini.

Dia mengingatkan, penjualan mobil rongsok tersebut tidak dilakukan dengan cara dum seperti yang pernah dilakukan Pemkot beberapa tahun lalu. Pihaknya akan menyerahkan proses lelang mobil rongsok tersebut ke lembaga yang memiliki otoritas melaksanakan lelang.

"Jadi ini tidak di dum, tapi dilelang. Siapapun punya hak termasuk kalian (wartawan) bisa mengajukan penawaran," tegas Mantan Kepala Bappeda Baubau ini.

Namun, Roni tidak mengingat jumlah mobil Pemkot yang sudah terpakai saat ini. Dia pun belum bisa memastikan kapan direalisasikan rencana lelang itu. "Saya lupa jumlahnya. Pokoknya semua yang memungkinkan dilelang, kita lelang," pungkasnya.

Amatan wartawan ini, nampak terlihat ada kurang lebih 10 unit mobil tak terpakai diparkir di belakang aula Palagimata. Beberapa diataranya mengalami kerusakan pada bagian ban dan penyok berat. (exa)