Berita Terkini
Hukum

OTT Bupati Cianjur, KPK Sita Rp 1,5 Miliar

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 13 Desember 2018 14:12 WIB · 2 menit baca
OTT Bupati Cianjur, KPK Sita Rp 1,5 Miliar

PUBLIKSATU, JAKARTA – Teka teki siapa yang ditangkap dalam Operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Cianjur, Jawa Barat, akhirnya terjawab. Adalah Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar yang diringkus oleh lembaga antirasuah tersebut.

Selain Irvan, ada beberapa pejabat Pemkab Cianjur yang juga ikut diamankan. Penangkapan itu diduga terkait dengan transaksi suap anggaran pendidikan. Selain mengamankan Bupati Cianjur dan anak buahnya, KPK juga menyita uang senilai Rp 1,5 miliar.

“Ada giat (kegiatan, red) di Cianjur, tadi pagi bakda Subuh," ujar Ketua KPK Agus Rahardjo.

Namun, Agus belum memerinci lebih jauh soal OTT itu. Rencananya KPK akan menggelar konferensi pers. “Insyaallah malam ini,” tegasnya.

Sedangkan Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan, ada sejumlah orang yang terjaring OTT itu. “Enam orang diamankan,” katanya.

Selain menangkap sejumlah orang, KPK juga sudah mengantongi barang bukti. Yang pasti, salah satu yang terjaring OTT adalah kepala daerah.

"Bupati Cianjur," kata seorang penegak hukum di KPK yang enggan disebut namanya.

Wakil Ketua KPK La Ode M Syarief mengungkapkan, suap untuk Irvan terkait dengan anggaran pendidikan di Cianjur.

"KPK mendapat informasi akan ada penyerahan uang terkait dengan anggaran pendidikan di Cianjur. Setelah kami lakukan pengecekan di lapangan, terdapat bukti awal adanya dugaan pemberian suap untuk kepala daerah," ujar Syarief kepada wartawan di Jakarta, Rabu (12/12).

Karena itu, KPK tak hanya menangkap Irvan. Ada pula uang yang diamankan sebagai barang bukti.

“Tim KPK mengamankan barang bukti uang sekitar Rp 1,5 miliar yang diduga dikumpulkan dari kepala sekolah untuk kemudian disetor ke bupati," imbuhnya.

Syarief mengaku belum bisa memberikan informasi lebih detail. Sebab, tim KPK masih bergerak di lapangan.

"Saat ini tim sedang bekerja, kami belum dapat memberikan informasi yang lebih rinci. Hasilnya akan disampaikan secara lengkap dalam konferensi pers," pungkasnya.

Sebelumnya Ketua KPK Agus Rahardjo mengungkapkan OTT di Cianjur dilakukan pada dini hari tadi. “Ada giat (kegiatan, red) di Cianjur, tadi pagi bakda Subuh," ujarnya. (ipp/JPC)