Naas, Gegara Tawuran, Pelajar SMP Tewas Dikeroyok

PUBLIKSATU, JAKARTA – Pihak kepolisian mengamankan delapan orang yang terlibat tawuran di Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada Kamis (13/12) kemarin. Akibat tawuran dua kubu antara SMP 17 Karang Anyar dan Sekolah Tribuana, satu orang tewas.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu mengatakan, delapan orang telah diamankan terkait dengan kasus tawuran itu. Status mereka masih menjadi saksi.
“Delapan orang kami amankan, mereka yang terlibat tawuran dan masih sebegai saksi,” kata Roma, Jumat (14/12).
Kasus tawuran ini ditangani oleh Polsek Sawah Besar. Rencananya hari ini kedua sekolah akan dipanggil untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Seperti diketahui, akibat tawuran yang terjadi di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat pada Kamis (13/12) sekita pukul 17.30 WIB. Akibatnya satu orang tewas atas nama Wahyu Ramadan, 15, dari SMP 17 Karang Anyar.
Dia meninggal dunia saat dipukuli oleh sejumlah pelajar dari Sekolah Tribuana. Wahyu diketahui berdomisili di daerah Pademangan, Jakarta Utara. Korban kemudian dilarikan ke RSUK Sawah Besar. (ern/JPC)