Rektor Unidayan Harap Mahasiswa Aplikasikan Mata Kuliah Akhlak

PUBLIKSATU, BAUBAU - Universitas Dayanu Ikhsanudin (Unidayan) mulai menggenjot mata kuliah akhlak dan budaya dalam mata kuliah khususnya. Hal tersebut diungkapkan Rektor Unidayan LM Sjamsul Qamar ST MT di ruang kerjanya, Rabu (19/12).
Ia berharap dengan diterapkannya mata kuliah akhlak, dapat dipetik mahasiswa dan diterapkan dalam aplikasi sehari-hari sehingga tidak hanya berorientasi pada ilmu sains saja, melainkan disertai dengan akhlak.
"Kita lagi mengembangkan terus akhlak budaya Buton dalam mata kuliah khususnya di Unidayan. Jadi kita ingin diaplikasikan oleh mahasiswa yang sebenarnya itu bukan ilmunya saja, tetapi juga aplikasinya. Jadi setiap tahun kita mengevaluasi pelaksanaan budaya Buton," ujarnya.
Selain itu, kata dia, Undiayan terus berupaya mencapai visinya 2035 menjadi Universtias unggul di kawasan timur Indonesia.
"Tentu kita bersiap di bidang fasilitas dan sarana prasarana, kemudian paling penting adalah sumber daya manusianya, bagaimana mengembangkan SDM yang ada agar bisa layak dengan perguruan tinggi yang unggul itu," jelasnya.
Upaya tersebut, digenjot dengan perwakilan dosen Unidayan dipercaya mempresentasekan hasil penelitian di Universitas Oxfrod .
"Kita memang berupaya untuk itu, kita punya kualitas penelitian itu bisa bekelas dunia dan bahan di Buton itu paling banyak, baik berupa budaya maupun SDA serta yang lainya," pungkasnya.(m3)