Berita Terkini
Hukum

Habib Bahar Keluhkan Maag Akut, Dokter Ahli Endoskopi Bilang Begini

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Senin, 31 Desember 2018 04:11 WIB · 2 menit baca
Habib Bahar Keluhkan Maag Akut, Dokter Ahli Endoskopi Bilang Begini
Habib Bahar

PUBLIKSATU, Habib Bahar Bin Smith yang menjadi tersangka dugaan penganiayaan, meminta penangguhan penahanan setelah mengeluhkan sakit maag akut. Permintaan itu sudah diajukan oleh pihak pengacara kepada penyidik. Lalu seberapa parah maag akut bisa mengganggu penyelidikan?

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB yang juga ahli Endoskopi Gastrointenstinal menjelaskan, penyakit maag terbagi menjadi dua yaitu maag akut dan maag kronis. Kedua penyakit tersebut bisa diukur tingkat keparahannya berdasarkan durasinya.

"Ada dua jenis yaitu maag akut dan maag kronis. Hal ini berakitan dengan durasi lamanya penyakit," kata dr. Ari baru-baru ini yang juga diulas dalam aplikasinya Apa Kata Dokter.

Menurutnya, membedakan maag akut dan kronis itu biasanya dengan durasi maag selama 2 minggu. Jadi, jika terjadi sudah lebih dari 2 minggu dan berulang, itu namanya kronis. "Kalau muncul dan hilang, namanya maag akut," tegasnya.

Menurut dr. Ari, maag akut ini biasanya terjadi mendadak di mana sebelumnya belum ada keluhan sakit pada lambung. Biasanya ditandai dengan gejala khas maag.

"Identifikasi penyakit hanya melihat pada waktu terjadinya gejala maag. Tapi, gejala maag akut biasanya lebih ringan dibandingkan maag kronis," terangnya.

Penderita maag akut biasanya akan merasakan rasa tidak nyaman di ulu hati. Jika sudah mengalami rasa seperti itu, maka seseorang mesti juga mewaspadai tanda lain seperti tinja menjadi hitam, keluhan muntah-muntah, bahkan sampai muntah darah.

Selanjutnya, hal yang mesti diwaspadai juga adalah berat badan menurun, lemas, dan pucat jika kondisi terus memburuk. Karena itu dr. Ari menjelaskan, pasien bisa diberi obat untuk menekan rasa nyeri di lambung karena maag akut.

"Obat maag biasanya dikonsumsi sebelum makan. Hal ini berkaitan dengan fungsi menetralkan asam lambung. Kemudian, obat ini juga dimaksudkan agar menekan asam lambung makanan yang masuk," ungkap dr Ari.

Sebelumnya, Habib Bahar ditangkap karena diduga melakukan penganiayaan terhadap dua remaja berinisial CAJ (18) dan MKUAM (17). Kini dirinya ditahan kepolisian dan meminta penangguhan penahanan lantaran mengaku kena maag akut.

(ika/JPC)