Baubau

Pemkot Baubau dan Masyarakat Sinergi Ciptakan Ketertiban dan Ketentraman

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 31 Agustus 2019 16:39 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Pemkot Baubau dan Masyarakat Sinergi Ciptakan Ketertiban dan Ketentraman
Pemkot Baubau menggelar seminar yang bertema Kajian Optimalisasi Peran dan Fungsi Forum Kewaspadaan Daerah dalam Menangkal Faham Radikal

PUBLIKSATU, BAUBAU - Wali Kota Baubau, Dr H AS Tamrin mengajak seluruh OPD serta masyarakat bersinergi dalam menggenjot pembangunan Kota Baubau dan kesejahtraan masyarakat.

Melalui acara seminar yang bertema, Kajian Otimalisasi Peran dan Fungsi Forum Kewaspadaan Daerah dalam Menangkal Faham Radikal, bertempat di kantor Balitbanda, Kamis (29/8).

Melalui otonomi daerah maka daerah diberikan kewenangan sebesar-sebesarnya untuk mengurusi rumah tangganya dalam melakukan perubahan kearah yang lebih baik, sebagaimana hal ini disampaikan wali kota dua periode AS Tamrin.

"Adapun diberlakukannya otonomi daera, daerah dikasi kesempatan seluas-luasnya mengurusi daera dengan sebaik mungkin apalagi menggenjot pembangunan Baubau secara signifikan," pungkasnya.

Unsur pemerintah terdiri dari dua, eksekutif dan legislatif menurrt Tamrin keduanya memiliki fungsi dan tanggung jawab yang sama untuk memajukan pembangunan daera mensejahtrakan masyarakat.

"Berdasarkan undang-undang 23 tahun 2014 eksekutif sebagai lembaga pemerintahan dan legislatif sebagai lembaga yang memiliki tugas pokok mengawasi pemerintahan," terangnya.

Adapun dalam aspek yang lain, meskipun kepala daera selaku kepala pemerintahan. Menurut Tamrin, pemerintah juga memiliki kewajiban dalam sasaran pembinaan, ketentraman dan ketertiban.

Sehinggah dibutuhkan lembaga atau wadah lintas agama, suku serta etnis yang senantiasa melakukan langka-langka antisipasi munculnya paham radikal ditenga-tengah masyarakat yang beragam.

"Keberagaman adalah hal manusiawi di suatu daerah termaksud diwilaya kesultanan buton, namun kewaspadaan harus tetap ada, dengan keberagaman mudah memunculkan insabilitas disebabkan kontaminasi dari luar," ujarnya.(p5)

Bagikan