Pemerintah Bikin Tiga Sumur Bor di Lahan Warga
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Sumur bor umum dibangun di tiga titik di Kelurahan Lipu dan Katobengke, Kecamatan Betoambari, tahun ini. Lokasinya ditempatkan diatas tanah yang sudah dihibahkan warga.
Menurut Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau, sumur bor itu merupakan usulan masyarakat setempat. Anggarannya dari Direktorat Peningkatan Kualitas Pemukiman Perkotaan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Indonesia.
Dalam pogram Kotaku, Lipu memperoleh alokasi sebesar Rp 1 miliar dan Katobengke senilai Rp 2 miliar. Dana itu digunakan untuk membangun sejumlah fasilitas umum di daerah tersebut seperti sumur bor, hydrant (sistem proteksi kebakaran), jalan lingkungan dan saran Mandi, Cuci Kakus (MCK).
"Khusus sumur bor ini satu titik di Kelurahan Lipu dan dua titik di Kelurahan Katobengke," urai Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Baubau, Yulia Widiarti dikonfirmasi beberapa waktu lalu.
Dananya, kata dia, tinggal dicairkan di Kantor Perbendaharaan Negara (KPN). Proyek fisik pun sisa penyempurnaan dokumen DED (Detail Engineering Design).
"Lokasinya itu di tanah masyarakat yang sudah dihibahkan untuk sumur bor. Kita sudah ke lapangan, khusus Katobengke mereka sudah fix, tanahnya sudah dihibahkan," imbuhnya.
Kendati tanah hibah masyarakat, tandas dia, namun, tidak boleh seorang pun yang mengklaim sumur tersebut sebagai milik pribadi nantinya. Fasilitas tersebut tetap diperuntukkan untuk kepentingan masyarakat umum.
"Jadi, nanti juga akan dibuatkan bak penampungan. Sehingga diharapkan airnya dapat menyuplai kebutuhan air rumah tangga di sekitarnya," pungkas Yulia.(exa)