Berita Terkini
Baubau

Tujuh Hari Operasi Patuh Anoa, Satlantas Baubau Tilang 600 Lebih Pelanggar

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Kamis, 5 September 2019 03:51 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Tujuh Hari Operasi Patuh Anoa, Satlantas Baubau Tilang 600 Lebih Pelanggar

PUBLIKSATU, BAUBAU - Operasi Patuh Anoa selama seminggu terakhir, Satlantas Polres Baubau berhasil menilang lebih dari 600 pelanggar.

Dari ratusan pelanggar tersebut, pengguna roda dua lebih mendominasi diantaranya penggunaan helm SNI dan anak masih di bawah umur.

Berdasarkan data yang diterima selama hari keenam, 40 persen pelanggar lebih didominasi oleh pelanggar yang tidak menggunakan helem dan 25 persen pelanggar anak di bawah umur.

Kepala Satlantas Baubau, AKP Lesmana Pramuditya menjelaskan selama 6 hari operasi patuh di Kota Baubau terjadi satu kecelakaan lalu lintas dan telah ditangani.

“Selama 6 hari operasi patuh di Kota Baubau terjadi satu kecelakaan dan telah ditangani oleh pihak lalulintas. Dan untuk korban meniggal alhamdulillah belum ada,” ungkap AKP Lesmana Pramuditya.

Ia juga menjelaskan selama tujuh hari operasi patuh, pihaknya sudah menyasar di seluruh area yang sering terjadi kecelakaan lalu lintas.

“Kita belajar dari anatomi kecelakaan di Kota Baubau selama 3 bulan terakhir di mana titik-titik yang sering terjadi kecelakaan maka disitulah kita melaksanakan razia salah satu titiknya di Buton Tengah dimana selama 3 bulan terakhir angka kecelakaan terbesar adanya di sana bahkan sampai ada yang meniggal dunia dan sekarang sudah ada anggota kami yang stay di sana,” bebernya.

AKP Lesmana menyayangkan akan kurangnya kepedulian masyarakat tentang kelengkapan berkendara salah satunya menggunakan helm. Apalagi kata dia, aturan menggunakan helm saat berkendara sudah ada sejak lama. Akan tetapi pihaknya akan terus menyosialisasikan kepada masyarakat untuk patuh berlalu lintas, salah satunya setiap 2 minggu sekali Satlantas Polres Baubau akan rutin mengunjungi sekolah. (po1)

Bagikan