Berita Terkini
Busel

TMMD ke-106 Resmi Digelar di Busel

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Kamis, 3 Oktober 2019 01:21 WIB · 3 menit baca
TMMD ke-106 Resmi Digelar di Busel

PUBLIKSATU, BATAUGA - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 di Kabupaten Busel resmi digelar. Upacara pembukaan digelar di lapangan Lakarada Batauga, Rabu (2/10/2019).

Plt Bupati Busel H La Ode Arusani bertindak sebagai inspektur upacara. Dihadiri Dandim 1413 Buton Letkol Inf Arif Kurniawan, Dandim Muna, Kapolres Buton, Wabub Buton Iis Eliyanti, sejumlah kepala OPD lingkup Busel, Forkompinda, sejumlah ASN, pelajar SMA dan SMP lingkup Batauga. Secara resmi Bupati Busel dan Dandim 1413 Buton menandatangani MoU TMMD.

Selain itu, secara simbolis Plt Bupati Busel H La Ode Arusani menyerahan cangkul, sekopang dan linggis sebagai tanda dimulainya pengerjaan fisik yang diserahkan kepada perwakilan masyarakat, personel TNI/Polri.

Dalam sambutannya Plt Bupati Busel H La Ode Arusani mengatakan, TMMD ke-106 tahun 2019 ini bagian dari cara merawat dan mengikat kebersamaan serta gotong royong untuk mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan. Senergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat serta pemerintah pusat dan daerah.

Melalui TMMD seperti inilah menjadi suatu kekuatan luar biasa. Untuk memajukan desa menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai permasalahan masyarakat.

Kata dia, data BSPS tahun 2018 mencatat persentase penduduk miskin Kabupaten Busel sebesar 14,82.Untuk itulah terus memfokuskan program penanggulangan kemiskinan dipedesaan.

Dengan prinsip gotong royong. TMMD kali ini mengangkat tema "Melalui TMMD kita mewujudkan percepatan pembangunan untuk kesejahteraan rakyat".

Menurutnya, apabila dikaitkan dengan kondisi kebangsaan saat ini. Tema tersebut sangatlah tepat. Sejarah telah mengajarkan kepada kita. Bahwa semangat kebersamaan kegotong-royongan serta persatuan dan kesatuan. Merupakan senjata ampuh bangsa Indonesia. Dalam menghadapi segala permasalahan dan tantangan.

-

Bupati Busel H La Ode Arusani menyerahan cangkul, sekopang dan linggis kepada perwakilan masyarakat, personel TNI/Polri.

Arusani juga berharap TMMD kali ini bisa disisipkan program-program yang menggugah wawasan kebangsaan dan nilai-nilai nasionalisme. Ini penting mengingat maraknya hoax, bully dan ujaran kebencian yang muncul ditengah-tengah kehidupan.

Dan berpotensi memecah belah bangsa. Mari kita sadarkan masyarakat tentang arti penting persatuan dan kesatuan bangsa demi Indonesia raya.

"Kita ingin di desa-desa di Busel makin maju dan sejahtera dengan tetap mempertahankan keunikan dan kearifan lokalnya, " katanya.

Desanya maju, fasilitas pelayanan dasar masyarakatnya komplek SDM nya makin berkualitas unggul, mandiri punya spritualitas tinggi, tidak ada narkoba, kreatif dan inovatif. Serta mempunyai karakter kebangsaan yang kuat.

Falsafah bholimo karo sumano liputan menjadi pegangan kita dan harus bisa kita wujudkan bersama mari bersama kita angin Indonesia mulai dari desa.

TMMD di Busel dirangkaikan sejumlah kegiatan diantaranya penghijauan dilapangan Lakarada, pelayanan pasar murah, pelayanan KB, sosialisasi isu radikal terorisme, sunatan massal. Pembangunan fisik jalan lingkungan, masjid dan Balai pertemuan di Kelurahan Masiri dan Majapahit. (aga)