Berita Terkini
Baubau

Dinkes Baubau Genjot Penuntasan Akreditasi Puskesmas

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 8 Oktober 2019 15:54 WIB · 2 menit baca
Dinkes Baubau Genjot Penuntasan Akreditasi Puskesmas

PUBLIKSATU, BAUBAU - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau akan menggenjot pelayanan kesehatan melalui akreditasi Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Dari 17 Puskesmas yang tersebar di delapan kecamatan, 12 diantaranya sudah terakreditasi, sisanya menyusul tahun ini.

Akreditasi itu, jelas Kepala Dinkes Baubau, Wahyu, bertujuan agar palayanan puskesmas kepada masyarakat sesuai standar aturan. BParameternya yakni gedung atau tata graha harus bersih, warna tak usang, ruangan teratur, ada UGD, laboratoium, ruang administrasi, keuangan, ruangan obat dan ruangan program-program lainnya.

"12 Puskesmas yang telah diakreditasi rata-rata baru madya dan predikat dasar dan belum satu pun yang paripurna,” terang Wahyu belum lama ini.

Lima Puskesmas yang belum akreditasi, kata dia, dalam waktu dekat akan ditinjau tim akreditas pusat untuk menilai kelayakan mulai dari gedung, tata ruangan, keberadaan UGD dan laboratorium serta ruangan obat dan ruang poli. “Kita juga siapkan SDM nya utamanya puskesmas yang masih bolong-bolong dokternya,” ungkap mantan Plt Kepala Dinas Perhubungan Baubau ini.

Demi target itu, tambah Wahyu, pihaknya akan terus tingkatkan pendampingan kepada lima Puskesmas tersebut agar lulus uji, minimal predikat dasar. Sehingga, Puskemas itu dapat melayani masyarakat sesuai standar.

Sebagai informasi tambaham, 12 Puskesmas terakreditasi itu terdiri dari sembilan akreditas Madya, sementara tiga lainnya masih pada tingkatan dasar. Khusus Puskesmas Wajo telah reakreditasi akhir Agustus lalu dan berpotensi meraih predikat paripurna.

Sedangkan, lima Puskesmas yang digenjot mendapatkan akreditasi tahun ini yakni Puskesmas Melai, Bataraguru, Lowu-Lowu, Kadolomoko dan Puskesmas Bungi.(int)