Berita Terkini
Baubau

AS Tamrin: Persiapan Festival Sudah Mantang

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 12 Oktober 2019 17:56 WIB · 2 menit baca
AS Tamrin: Persiapan Festival Sudah Mantang
Wali Kota Baubau, Dr H AS Tamrin

PUBLIKSATU, KENDARI - Saat ditemui di Rujab Gubernur Sultra, belum lama ini, Wali Kota Baubau Dr As Tamrin memastikan kesiapan Festival Kerajaan dan Masyarakat Asean sudah mantang semua.

Saat ini, kata dia, tinggal menunggu pelaksanaannya. "Pokoknya kita suadah siap dan sudah bentuk kepanitiaan dengan matang dan tinggal pelaksanaannya. Dimana kegiatan ini pesertanya dari seluruh raja- raja se-nusantara dari Asean dan dari Korea kebetulan mau datang juga," beber As Tamrin.

Untuk fasilitas, sambungnya, semua sudah disiapkan. Dimana dalam kegitan tersebut akan diisi dengan atraksi-atraksi, kemudian pawai budaya yang mana masing-masing kontingen menampilkan identitas budaya maupun identitas di daerahnya.

"Selain itu ada stand pameran disiapkan dalam kegiatan ini juga masing daerah menampilkan budaya dan bentuk atau pernak-pernik budayanya," ujar Wali Kota dua periode itu.

Dalam kegiatan ini, lanjutnya, Kota Baubau sudah menyiapkan stan sebagai layaknya suatu festival dan sudah dibentuk kepanitiaan dalam mempersiapkan keseluruhan rangkaian Festival Kerajaan dan Masyarakat Asean.

Dikatakan, agenda ini memang setiap tahun diadakan namun digilir setiap daerah dan kebetulan untuk tahun ini Kota Baubau mendapat giliran dalam mengsukseskan acara Festival Kerajaan dan Masyarakat Asean. Dimana dua tahun lalu festival ini digelar di Sumenep.

"Kalau untuk festival adat Buton, Kota Baubau melakukannya setiap tahun," tukasnya.

Untuk Festival Kerajaan dan Masyarakat Asean, tambahnya, akan terkonserasi di Kotamara, Benteng Keraton, dan akan diperlihatkan beberapa destinasi wisata yang ada di Kota Baubau.

"Harapan kita dengan adanya festival ini, akan mendorong warga masyarakat untuk menampilkan identitas budanya masing-masing, sekaligus membangkitkan budaya lama yang sudah terpendam," tandasnya.

Dimana, tambah As Tamrin, kegitan ini sebagai sarana saling mengenal dan bertukar pengalaman mengenai budaya kerajaan yang satu dengan budaya kerajaan lainnya yang akan menciptakan semultan serta memperkenalkan budaya Buton ke manca negara.

"Tentunya kontingen yang datang di Kota Baubau harapnnya mendaptakan kepuasan dengan penampilan dari keragaman budaya masyarakat Buton, dimana didalam penampilan budaya tersebut harus memberikan pesan yang mengandung etika, tatakrama dan nilai kebaikan sehingga tamu yang datang di Kota Baubau membawa kesan yang baik ketika pulang di daerah maupun di negaranya masing-masing," pungkasnya. (m1)