Soal Iuran Akan Naik, Kepala BPJS Baubau: Menunggu Sembari Mensosialisasikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Soal wacana pemerintah yang akan menaikan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Cabang Baubau merespon dengan langkah-langkah mensosialisasikan di masyarakat.
Kepala Cabang BPJS Kota Baubau, Natalia Panggelo mengatakan terkait intruksi kenaikan iuran BPJS oleh pemerintah pusat akan berimplikasi kepada para peserta BPJS khususnya peserta mandiri.
"Kenaikan iuran BPJS hampir dua kali lipat inikan belum keputusan resminya, jadi kami sementara menunggu sembari mensosialisasikan ke masyarakat," ucap Natalia Panggelo ditemui di ruang kerjanya.
Menurut Pimpinan BPJS yang menaungi beberapa kabupaten/kota Sekepulauan Buton ini, berdasarkan analisa yang dilakukan penyebab tertunggaknya iuran BPJS dari kalangan mandiri bukan faktor ketidakmampuan.
"Analisa yang kami lakukan dengan cara kunjungan maupun cara telepon dan peserta itu sendiri, tidak semuanya faktor tidak mampu namun sebagian besar tidak membayar karena berpikir belum terpakai kartu BPJSnya," ungkapnya.
Untuk itu, Natalia mengajak kepada masyarakat khususnya peserta BPJS yang masih memiliki ketunggakan agar segera diselesaikan, mengingat kedepan iuran akan dinaikan ketika putusan resmi dari pemerintah sudah keluar.
Disamping itu juga pihak BPJS menawarkan kepada para peserta mandiri kelas l, apabila mengalami kesulitan maka segera menghadap ke kantor untuk diselesaikan.
"Kami berharap kepada peserta mandiri yang sudah tidak mampu lagi membayar, segera melapor di kantor agar diturunkan dari peserta kelas satu diturunkan ke peserta kelas ll," harapnya. (p5)