Berita Terkini
Baubau

Pimpinan Definitif DPRD Baubau Dilantik, Duet Zahari-Kamil Bertakhta 28 Hari

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 29 Oktober 2019 16:02 WIB · 2 menit baca
Pimpinan Definitif DPRD Baubau Dilantik, Duet Zahari-Kamil Bertakhta 28 Hari
Proses pelantikan pimpinan DPRD Baubau

PUBLIKSATU, BAUBAU - DPRD Baubau resmi memiliki tiga unsur pimpinan definitif periode 2019-2024. Menyusul dilantiknya Zahari, Kamil Adi Karim dan Nasiru di gedung DPRD Baubau, kompleks bukit parlemen kawasan simpang lima Palagimata, Senin (28/10).

Seremoni ini sekaligus menjadi penanda masa jabatan Zahari dan Kamil sebagai pimpinan sementara. Keduanya menjabat Ketua dan Wakil Ketua sementara sejak 01 Oktober 2019 lalu.

Selama 28 hari menjadi pimpinan sementara, duet Zahari-Kamil tercatat menyelesaikan beberapa agenda pokok seperti mengumumkan komposisi fraksi dan tata tertib DPRD Baubau.

Kini, Zahari (Partai Golkar) dan Nasiru ditambah Nasriu sudah memimpin DPRD Baubau secara permanen sampai batas periode tertentu. Zahari sebagai Ketua serta Kamil dan Nasiru masing-masing Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II.

Ketiga pimpinan DPRD Baubau itu diambil sumpah dan janjinya oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Baubau, Budiansyah. Ketiganya diangkat berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sultra Nomor 535 Tahun 2019 tertanggal 22 Oktober.

Ketua DPRD Baubau, Zahari mengatakan, tugas selanjutnya yang akan dikebut adalah pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yakni Badan Anggaran, Badan Musyawarah, Badan Kehormatan dan Komisi-Komisi. "Setelah itu, kita juga harus menetapkan APBD 2020 paling lambat 30 November 2019 ini," ujar Zahari.

Haji Bobi-sapaan akrab Zahari menjelaskan, pada dasarnya, antara DPRD dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau merupakan mitra sejajar. Dengan kata lain, baik DPRD sebagai legislatif maupun Pemkot selaku eksekusi mempunyai hubungan yang tidak saling memimpin dan membawahi.

"Eksekutif mencari sumber anggaran, setelah dapat, duduk membahas bersama legislatif agar mewujudkan program skala prioritas. Jadi, ibaratnya eksekutif itu suami, legislatif ini isteri," tukas mantan Ketua tim pemenangan Tampil Manis ini.

Untuk itu, tegas dia, pihaknya membutuhkan transparansi Pemkot dalam pengelolaan anggaran. "Jangan yang kita perjuangkan kedepan tidak masuk dalam program pemerintah. Jangan ada dusta diantara kita," tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Baubau AS Tamrin mengakui, antara Pemkot dan DPRD memang seyogyanya menjalin mitra yang harmonis secara profesional dan proporsional. Sehingga, aspirasi dan keinginan masyarakat bisa terwujud sesuai harapan.

"Semoga juga harapan-harapan masyarakat bisa terakomodir secara baik. Sehingga Baubau dapat mencapai visi misi Maju, Sejahtera dan Berbudaya," pungkas AS Tamrin. (exa)