CPNS Pakai CAT Mandiri, Perencanaan Pemkot Baubau Meleset

PUBLIKSATU, BAUBAU - Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau mengakui cukup kerepotan mengatur pelaksanaan rekruitmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini. Lantaran, perencanaan meleset dari prediksi yang terlanjur masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 lalu.
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Baubau menyangka penerimaan calon abdi negara tahun ini sama seperti 2018 lalu. Dimana, waktu itu seluruh sarana dan prasarana ditanggung Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"Kalau tahun lalu, perencanaan CPNS itu kita masukkan dalam APBD. Tapi, ternyata semua ditanggung BKN. Sekarang justru terbalik, kita tidak masukkan dalam APBD ternyata tidak ditanggung lagi BKN," ungkap Kepala BKPSDM Baubau, Asmaun dikonfirmasi di kantor Setda Baubau, Rabu (6/11).
Kata dia, rekruitmen CPNS di Kota Baubau tahun ini menggunakan CAT (Computer Assisted Test) mandiri. BKN hanya menyediakan server dan pengawas.
"CAT mandiri ini tanggung sendiri. Makanya sementara kita buat perencanaannya. Anggarannya kita usulkan masuk di APBD 2020 untuk pembiayaannya. Karena memang kegiatan ini dua tahun anggaran," ujar dia tanpa menyebut estimasi anggaran.
Kata dia, pihaknya punya dua pilihan untuk lokasi tes yakni SMP Negeri 2 Baubau atau gedung Maedani. Untuk komputer, kemungkinan disiapkan 100-150 unit.
"Kita sudah konsultasi dengan pihak SMPN 2. Karena mereka yang punya komputer," tukas mantan Kepala Bappeda Baubau ini.
Asmaun menuturkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) berencana memfasilitasi agar daerah-daerah se-Sulawesi Tenggara (Sultra) yang merekrut CPNS bisa dilaksanakan serentak. Namun, pihaknya masih menunggu panggilan dari Pemprov Sultra untuk melakukan rapat khusus membahas pelaksanaan CPNS tersebut.
"Kita berusaha agar rapat (pemantapan) pelaksanaan rekrutmen CPNS itu bisa sesegera mungkin. Sehingga, pembukaan pendaftaran bisa kita laksanakan tanggal 11 November ini," pungkasnya.
Untuk diketahui, tahun ini Pemkot Baubau mendapat jatah 87 kuota CPNS. Formasi sebanyak itu untuk tenaga kesehatan dan tenaga teknis lainnya, tiada alokasi untuk tenaga pendidikan.(exa)