Ketua DPRD Baubau Dinilai Ingkar Janji

PUBLIKSATU, BAUBAU - Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Baubau menilai Ketua DPRD Baubau ingkar janji.
Pasalnya saat melakukan aksi menolak kenaikan iuran BPJS di depan kantor wakil rakyat itu, Senin (11/11), tak satupun anggota legislatif yang nampak batang hidungnya.
Padahal sebelumnya Ketua DPRD Kota Baubau pernah berjanji akan menampung aspirasi mahasiswa. "Kita masih ingat janji Ketua DPRD tanggal 28 Oktober akan menampung aspirasi mahasiswa, namun sekitar 25 anggota dewan satupun tidak berada di tempat," jelas Koordinator Lapangan (Korlap), Yayan Sera pada media ini.
Selain itu LMND menilai sikap yang telah diambil pemerintah untuk menuntaskan problem BPJS kurang tepat, karena hal tersebut dianggap akan menambah beban rakyat.
Yayan merasa sangat kecewa atas kebijakan Presiden Joko Widodo. Dan yang lebih mengecewakan lagi, ketika aspirasinya disampaikan ke DPRD Baubau, tak ada satupun anggota berada di tempat.
Menurut Yayan, terkait pemenuhan fasilitas umum tidak membebani rakyat sebagaimana diatur dalam UUD 1945 Pasal 34. "Kenaikan iuran BPJS sejatinya akan membebani rakyat menengah hingga menengah kebawah. Olehnya itu pemerintah wajib mengindahkan UUD 1945 serta berlandaskan Pancasila," pungkasnya.
Disamping itu LMND meminta kepada DPRD agar mengingatkan Pemkot Baubau untuk memenuhi tuntutan pedagang yang menjual di kawasan Stadion Betoambari dibuatkan tempat yang layak.
"Padahal boleh dikata, para pedagang itu sudah membayar retribusi. Semestinya dengan adanya lahan kosong dikawasan itu, pemerintah menyediakan warung-warung makan. Saranku masyarakat jangan hanya dijanji-janji," tambahnya.(p5)