Rektor UMB Tutup GLBB, Nominasi Juara Ilmu Pemerintahan, Nur: Target Kita Internasional

PUBLIKSATU, BAUBAU - Ilmu Perintahan Universitas Muhammadiyah Buton (UMB) mampu keluar sebagai pemenang lomba paling nominasi. Ketika mengikuti Gebyar Lomba Bulan Bahasa (GLBB), Senin (11-12) yang digelar Lembaga Pusat Bahasa (LPB) Universitas Muhammadiyah Buton (UMB). Kegiatan ditutup Rektor UMB, Wa Ode Alzarliani, SP.MM, akhir pekan lalu.
Demikian dikatakan Ketua Panitia Kegiatan GLBB, Nur Dahniar, SPd MPd, kemarin di ruang kerjanya.
Nur menjelaskan ada delapan kategori lomba, lima kategoti diikuti 52 peserta tingkat SMA, yakni SMAN 1 Baubau, SMAN 2 Baubau, SMK 1 Baubau, SMA Muhammadiyah 1 Baubau dan SMA 1 Pasarwajo. Untuk tingkat SMA ada lomba menulis cerita pendek (Cerpen), pidato bahasa Inggris, bahasa Indonesia, bahasa Wolio dan Puisi. "Di tanggal 13 ada beberapa lomba dan kami langsung final, dan sore hari kita langsung penutupan yang dihadiri langsung Ibu Rektor, dan jajarannya Warek-warek, Dekan dan Ka Prodi," katanya.
Untuk pemenang lomba penulis Cerpen, lanjut Nur, juara pertama atas nama Bunga Syafa Felisha dan ketiga, Santika Safitri, keduanya SMAN 2 Baubau. Pemenang kedua, Ufiyanti asal sekolah SMA Muhamamadiyah 1 Baubau. Kemudian lomba pidato bahasa Inggris, juara pertama Waode Umi Rahmawani (SMAN 2 Baubau), juara kedua Fahmi Fahreza (SMAN 1 Baubau), dan juara ketiga Hasyiatul Rahmi Lasaima (SMAN 2 Baubau).
Nur mengatakan lomba pidato bahasa Indonesia, juara pertama Saskina Widyarti (SMAN 1 Baubau), menyusul juara kedua Putri (SMAN 1 Baubau), dan juara ketiga Radya Permala Dewi (SMAN 2 Baubau). Selanjutnya lomba pidato bahasa Wolio, juara pertama Waode Ermayana (SMA Muhamamadiyah 1 Baubau), Malik Erros (SMA Negeri 1 Baubau) juara dua, dan Waode Adisty (SMA Negeri 1 Baubau) juara tiga.
Sementara di bidang lomba baca puisi, Nur menyebutkan juara pertama Nabila Sidratil (SMAN 2 Baubau), juara dua Nanda Sri Rahayu (SMAN 1 Baubau), dan Dian Fatin Aprilia (SMAN 2 Baubau) juara tiga. Kemudian tiga jenis lomba khusus kategori mahasiswa UMB. Pertama, lomba baca puisi, untuk pemenang juara pertama Laode Kenzo (PBSI), Dian Adianti (Biologi) juara kedua dari Pendidikan Biologi dan Laode Yamin (PBSI) juara ketiga.
Nur menjelaskan, juara pertama dari ilmu pemerintahan atas nama Indra dan Fitriani Abbas. Juara kedua dari PGSD, Irma Rahmawati dan Safiuddin (Best Speaker). "Ini luar biasa pak, kita belum ada prodi bahasa Inggris, tapi kemarin dari ajang seleksi itu luar biasa kemampuan, tinggal diasah sedikit. Maka target-target yang sudah perna kita wawancara, baik untuk visi regional dan nasional maupun internasional..,Insya Allah tinggal kita poles adik-adik ini. Safiudin juga ini selaku pembicara terbaik. Kemudian ada Tarbiyah, Muhammad Yusuf - Abdul Rahman Saleh ini juga luar biasa (juara ketiga), dan posisi keempat ada Akuntansi, Nur Anisa Amalia - Waode Elfianti," ungkap Nur dengan nada semangat dan optimis.
Terakhir lomba debat bahasa Indonesia, kata Nur, juara pertama dari ilmu pemerintahan, Rafly Ramadhan-Ahmad Muhardin Hadmar-Dadang Arifin. Kategori juara dua dari PGSD, Anwar-Andi Swandy-Nur Haizah Aopmonaim. Juara ketiga dari Pendidikan Biologi, Aril Harsono ini juga pembicara terbaik, Elvin Christian, M. Syarif Hidayatullah Jafar, dan juara keempat Pendidikan Tarbiah, Nur Fariha Mutmainnah-Hikmah Sabila-Siiti Musdalifa. "Alhamdilillah sudah selesai kemarin, dan hadiah beberapa sponsor dan pendukung, datang dari Bank Mu'amalah, Bank Syariah, Mandiri, dan Bank Syariah Mandiri. Kemudian, ada dari bren oriplen kecantikan yang kemarin sempat bagi-bagi door price. Berikut kita juga di dukung dari sanggar seni pantastik, baik dari tata letak panggung," pungkasnya.
Nur menegaskan, juri yang menilai tidak hanya dari internal kampus UMB, tapi ada juga yang seganja didatangkan dari luar UMB, seperti Unhas dan UGM guna menyeimbangkan obyektivitas. Kemudian ada dari sekolah, SMA dan Dinas Pendidikan Sultra. Alhamdulillah, untuk langka pertama setelah 2015, dan kembali di gelar 2019, jangkanya cukup panjang tapi antusiasnya bisa terukur, mudah-mudahan tahun-tahun berikut tidak berhenti disini, baik dari Lembaga Pusat Bahasa UMB istiqomah dan bisa lebih baik lagi kedepan. "Banyak hal yang menjadi catatan penting, tapi alhamdulillah dari kegiatan yang semestinya terselenggara selama satu Minggu, kita menjadikannya tiga hari dan persentasenya bisa dibilang sukses," ungkapnya.
Untuk nominasi lomba kedua, PGSD dan ketiga jurusan Tarbiayah dan Akuntansi. Kedepan kemungkinan bakal kerja sama dengan HMPS. "Adik-adik hanya butuh ruang ternyata pak, dan salah satu poin kami (UMB, red) diajungkan jempol dari Kopertis Wilayah Sembilan, dari urutan 162 di tahun 2015, kemudian di 2017 kita maju kembali persiapannya kemarin saya selaku pendamping hanya sekitar seminggu kita bisa naik sampai urutan ke 26. Dari sekian ratus perguruan tinggi negeri dan swasta yang ada di wilayah Kopertis wilayah sembilan," katanya.
Nur menegaskan bagi pemenang lomba akan ditindak lanjuti dalam bentuk komitmen, untuk mengikuti pelatihan persiapan lomba pada bulan Maret dan April di Kopertis Wilayah Sembilan di Makassar. "Jadi mereka pun para juara kalau mereka tidak komitmen, kami pun tidak akan berangkatkan. Karena ajang lomba ini untuk UMB adalah ajang seleksi. Target kita untuk lomba tingkat nasional masuk tiga besar, bahkan juara satu. Itu untuk debat bahasa Indonesia, karena ajangnya hanya sampai tingkat nasional selesai, tapi debat bahasa Inggris target kita sampai tingkat internasional," terangnya.
Dia menambahkan, bahwa tahun lalu khusus debat bahasa Inggris sampai di Fortugal, untuk tahun ini kami belum diberikan informasinya. Tapi bagi peserta yang masuk kategori tiga besar, itu langsung diberangkatkan dan biaya akomodasi selama perjalanan hingga ke tujuan dan pulang kembali ke negara asalnya di biayai oleh pemerintah pusat. "Itu dibiayai oleh pemerintah dan lepas dari biaya kampus. Target kita itu, sesuai visi misi UMB unggul Islami dan mendunia," katanya.(mus)