Berita Terkini
Baubau

Rombongan Kerajaan Berdatangan, Dijamu Makan Malam di Lapangan Palagimata

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 19 November 2019 15:01 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Rombongan Kerajaan Berdatangan, Dijamu Makan Malam di Lapangan Palagimata
Tamu FKMA Disambut

PUBLIKSATU, BAUBAU - Sejumlah tamu Festival Keraton Masyarakat Adat (FKMA) Asean ke-VI Polima mulai berdatangan di Kota Baubau. Tercatat, 60 kontingen sudah mendarat di kota pemilik benteng terluas di dunia ini hingga Senin (18/11) kemarin.

Tamu-tamu itu adalah perangkat Kerajaan dan Kesultanan dari dalam dan luar negeri. Adapun tamu dari luar negeri itu yakni Malaysia, Filipina, Thailand dan Korea Selatan.

Sementara, delegasi kerajaan se-nusantara antara lain Jambu Lipo, Huristak, Wajo, Sintang, Sidenreng dan Suppa. Sedangkan, Kesultanan diantaranya Serdang, Deli, Gowa Tallo, Bone, Tidore, Bulungan dan Sambas.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Baubau, Moh Abduh mengatakan, kontingen luar negeri yang pertama hadir adalah Malaysia, Filipina dan Korea Selatan. Sedangkan Thailand, baru tiba Senin (18/11) kemarin.

"Undangan yang disebar ke tamu itu ada 95. Informasinya, besok (hari ini, red) masih ada lagi tamu yang tiba di Kota Baubau," ungkap Abduh dikonfirmasi di ruang kerjanya, kemarin.

Kata dia, Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau selaku panitia daerah berupaya menyambut hangat para pelawat tersebut sebelum pelaksanaan acara inti. Tamu-tamu itu dijamu gala dinner atau makan malam bersama di pelataran kantor Wali Kota Baubau, Jln Raya Palagimata, Senin malam.

"Selanjutnya, besok (Selasa) pagi itu ada rapat kerja nasional Raja/Sultan se-nusantara. Siangnya, pembukaan FKMA dan dilanjutkan dengan tari kolosal di Stadion Betoambari," urainya.

Kata dia, pihaknya juga menyiapkan panggung untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di gazebo belakang mesjid Agung Keraton. Para pelaku usaha kecil lokal bisa menjajakkan hasil kerajinannya di lokasi tersebut.

"Secara umum, acara ini diatur oleh panitia pusat yaitu Forum Silahturahmi Keraton Nusantara (FSKN). Kita, Pemkot Baubau hanya menyiapkan dan memfasilitasi tempat," imbuhnya.

Dia memperkirakan kegiatan FKMA ini menelan anggaran sekitar Rp 700 juta-Rp 800 juta. "Mudah-mudahan ini menggeliatkan perekonomian daerah kita, salah satunya penjualan cinderamata UMKM," pungkas Abduh.(exa)

Bagikan