Usai Bunuh Istrinya, Suami Serahkan Diri

PUBLIKSATU, BAUBAU - Penduduk Kelurahan Melai Kecamatan Murhum digegerkan dengan penemuan seorang karyawati salah satu toko smartphone, Vita Fatona dalam kondisi bersimbah darah di kawasan benteng Keraton, Senin (2/11) sekitar pukul 14.00 Wita.
Di hari yang sama, aparat kepolisian mengamankan Erwin Ramadhan yang merupakan suami korban. "Pelaku sudah diamankan di Polres Baubau. Dia menyerahkan diri," ungkap Kasat Reskrim Polres Baubau, AKP Ronald Arron Maramis, dikonfirmasi via pesan WhatsApp sekitar pukul 20.35 Wita.
Perwira tiga balak ini mengaku, Erwin merupakan suami korban. "Motifnya, karena pelaku sakit hati sering diomongkan kasar," pungkasnya.
Sementara itu, seorang warga yang tinggal dekat lokasi penemuan itu, Makmun menceritakan, saat itu dirinya baru pulang kantor. Dalam perjalanan tepatnya tidak jauh dari goa Aru Palaka, dia melihat sedang mengerumuni korban.
"Saat itu saya yang mengendarai mobil langsung berinisiatif membawa korban ke rumah sakit. Waktu diangkat, korban korbannya masih sempat berbicara Ya Allah tolong saya," ungkap Makmun.
Malang, kata dia, nyawa korban tidak bisa tertolong. Vita menghembuskan nafas terakhir setiba di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Baubau di Palagimata.
Waktu ditemukan, Makmun menuturkan, tubuh bagian perut korban terluka diduga akibat tikaman. Hanya sja, dia tidak sempat melihat secara detail titik tubuh yang terluka tersebut.
"Menurut cerita warga sekitar, korban ini seorang karyawan di gerai smart phone merk Oppo di Kota Baubau. Korban ditemukan masih berpakaian kantor lengkap dengan kartu tanda pengenal. Katanya, dia (korban) ini dari pergi menagih," tandasnya.
Informasi yang dihimpun wartawan, antara Almarhumah Vita dan Erwin masih berstatus suami istri. Namun, keduanya dikabarkan sudah lama pisah ranjang. (exa)