Ini Penyebab Tersering Rambut Mudah Rontok
Bagikan

PUBLIKSATU.CO- Keluhan rambut rontok sangat menyebalkan, bahkan bisa bikin panik. Pasalnya, kulit kepala berisiko mengalami kebotakan. Rambut rontok disebabkan oleh beberapa faktor. Namun menurut para ahli, memang ada beberapa penyebab tersering.
Ads by AdAsia

Play
Seiring bertambahnya usia, rambut memang akan mengalami kerontokan. Akan tetapi, kerontokan rambut yang terjadi sebelum waktunya atau saat usia masih produktif baru bisa dianggap sebagai masalah.
"Rambut rontok bisa terjadi karena beberapa faktor, mulai dari infeksi, kemoterapi, anemia, gangguan hormonal, hingga penggunaan obat-obatan tertentu," sebut dr. Nadia Octaviadari KlikDokter.
Penyebab tersering rambut rontok
Selain yang telah disebut dr. Nadia di atas, inilah penyebab rambut rontok tersering menurut beberapa para ahli.
1. Telogen effluvium
Telogen effluvium adalah kondisi sementara yang dapat terjadi setelah kehamilan, operasi besar, penurunan berat badan yang drastis, atau stres yang ekstrem. Rambut umumnya akan mengalami kerontokan dalam jumlah banyak setiap hari, biasanya ketika keramas atau menyisir rambut.
2. Alopecia areata
Berdasarkan penjelasan dari dr. Melyarna Putri, MPH, M.Gizi, dari KlikDokter, alopecia areata adalah kondisi rambut rontok yang tidak menular, disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang secara keliru menyerang folikel rambut.
“Folikel rambut berfungsi sebagai unit pertumbuhan pada setiap batang rambut. Apabila folikel rambut mengalami kerusakan, ini berarti tidak ada rambut yang tumbuh pada satu batang rambut tersebut. Akibatnya, muncul kebotakan di daerah kepala tertentu yang biasanya mulus, berbentuk lingkaran atau oval, dan berwarna merah muda pucat,” kata dr. Melyarna menjelaskan.
Kerontokan rambut total di kepala dikenal sebagai alopecia totalis, sedangkan kerontokan rambut yang terjadi di seluruh tubuh disebut alopecia universalis.
"Beberapa pasien telah melaporkan bahwa sebelum titik botak terjadi, mereka merasakan sesuatu di daerah yang terdampak seperti kesemutan atau iritasi," kata Francesca Fusco, MD, seorang dermatolog bersertifikat yang berbasis di New York, Amerika Serikat, seperti dilansir di Prevention.
3. Efek samping obat
Obat-obatan seperti obat penurun kadar kolesterol, obat untuk tekanan darah, obat untuk psoriasis, dan obat anti-kejang, memiliki efek samping yang menyebabkan kerontokan rambut. Biasanya, efek samping ini akan mulai Anda rasakan sekitar 3 bulan setelah memulai pengobatan.