Beli Tanah, Pemkot Alokasikan Rp 9,5 Miliar
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau kembali akan membebaskan lahan di empat lokasi berbeda. Tidak tanggung-tanggung, mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 untuk pembelian tanah tersebut kurang lebih Rp 9,5 miliar.
Rencananya, tanah-tanah itu untuk pengembangan areal safety Bandar Udara Betoambari, Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Wakonti, akses Jembatan Penghubung Pulau Buton-Muna di Palabusa dan pembangunan kawasan Rumah Jabatan (Rujab) Palagimata.
"Jadi kita rencanakan itu antara lain lahan TPA, jembatan penghubung Buton-Muna termasuk Bandara dan kawasan Rujab di Palagimata. Moga-moga ini tidak ada halangannya supaya kota kita semakin baik," ujar Sekretaris Kota Baubau, Roni Muhtar, dikonfirmasi belum lama ini.
Kabag Administrasi Pemerintahan Umum Setda Kota Baubau, Arif Basari, mengatakan, standar harga tanah yang akan dibebaskan tersebut sudah ditentukan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Pihaknya tinggal melakukan pembayaran ke para pemilik lahan.
"Eksekusi pembebasan lahan Bandara, TPA dan jembatan penghubung Buton-Muna ini masuk dalam target triwulan pertama. Sedangkan, kawasan Rujab itu dia nanti triwulan kedua," jelas Arif.
Ukuran lahan, urai dia, Bandara Betoambari 200 meter persegi, akses jembatan penghubung Buton-Muna panjang 1,3 kilometer dan lebar 30 meter, TPAS Wakonti 3 hektar serta kawasan Rujab para pejabat di Palagimata 10 hektar. "Anggarannya, untuk Bandara Rp 3 miliar, TPA Rp 2 Miliar, jalan jembatan penghubung Buton-Muna Rp 1 miliar dan kawasan Rujab Rp 3,5 miliar," pungkasnya.(exa)