Kenali 5 Tanda Anda Kekurangan Kalori
Bagikan

PUBLIKSATU.CO - Kalori merupakan satuan pengukuran energi dalam makanan dan minuman yang Anda konsumsi. Energi tersebut dibutuhkan untuk tetap hidup dan semua organ berfungsi baik.
Akan tetapi, untuk menjaga keseimbangan berat badan dan kelancaran metabolisme tubuh, diperlukan asupan kalori yang seimbang, sesuai dengan kebutuhan setiap individu.
Sebagai panduan, rata-rata pria dewasa membutuhkan sekitar 2.500 kkal (10.500 kJ) sehari untuk mempertahankan berat badan yang sehat. Adapun wanita rata-rata butuh 2.000 kkal (8.400 kJ) sehari.
Nilai ini dapat bervariasi, tergantung pada usia, berat badan, dan tingkat aktivitas fisik, dan faktor-faktor lainnya.
Di lain sisi, terdapat dua permasalahan yang berhubungan erat dengan kalori, yaitu asupan kalori berlebihan dan kurangnya asupan kalori dari kebutuhan.
Walaupun dunia kini mengalami peningkatan angka obesitas yang berhubungan dengan makan berlebih, asupan kalori yang tidak cukup juga perlu mendapat perhatian.
Tanda Kekurangan Kalori
Mengapa hal tersebut menjadi penting? Akibat kekurangan kalori dalam jangka panjang dapat menyebabkan sejumlah masalah, seperti kesehatan mental, fisik, dan emosional. Untuk itu, perhatikan beberapa tanda kekurangan kalori berikut.
1. Merasa Lemas dan Tidak Berenergi
Kalori adalah satuan energi yang digunakan tubuh untuk dapat berfungsi dengan baik. Ketika Anda tidak makan cukup kalori, Anda cenderung merasa lelah sepanjang waktu.
Kebanyakan orang memiliki tingkat metabolisme istirahat lebih tinggi dari 1.000 kalori per hari. Adanya aktivitas fisik dapat meningkatkan kebutuhan kalori harian Anda, bahkan sampai 1.000 kalori lebih banyak.
Jika asupan kalori Anda kurang, maka dapat menyebabkan kelelahan karena energi yang ada tidak cukup untuk aktivitas di luar fungsi dasar tubuh.
2. Rambut Rontok
Rambut rontok bisa jadi masalah bagi banyak orang. Namun, tahukah Anda bahwa asupan kalori bisa jadi biang kerok kerontokan rambut? Banyak nutrisi yang dibutuhkan untuk mempertahankan pertumbuhan rambut yang normal dan sehat seperti asupan protein, biotin, zat besi dan nutrisi lain.