Berita Terkini
Baubau

Imigrasi: Sudah Tak Ada TKA China di Baubau

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 29 Januari 2020 14:45 WIB · 2 menit baca
Imigrasi: Sudah Tak Ada TKA China di Baubau
Kepala Kanim Baubau, Teguh Santoso

PUBLIKSATU, BAUBAU - Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas III Baubau mengaku tak ada lagi Tenaga Kerja Asing (TKA) China yang bekerja di Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Kolese Kecamatan Lealea. Pekerja asal Tiongkok itu sudah meninggalkan Kota Baubau.

"TKA China di Baubau sudah tidak ada sama sekali. Kita belum tahu kalau ada yang mau masuk lagi kedepan," ungkap Kepala Kanim Kelas III Baubau, Teguh Santoso, dikonfirmasi usai upacara Hari Bakti Imigrasi ke-70, Senin (27/1).

Namun, kata dia, masih terdapat delapan orang TKA China di wilayah kerja Kanim Baubau. "Delapan orang itu tersebar di Lawele Kabupaten Buton dan Buton Tengah," ujar mantan Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Kanim Kendari ini.

Ia membeberkan, pihaknya mendapat instruksi khusus dari Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM untuk mengantisipasi penyebaran virus Korona. Setiap TKA China yang mendarat akan dilakukan pemeriksaan.

"TKA China yang melakukan pendaratan di Bandara harus pakai masker dan sarung tangan. Terus yang naik kapal, harus dicek dulu kesehatan fisiknya baru bisa melakukan pendaratan," tegasnya.

Meski sedang ribut soal virus Korona, tukas dia, namun, pihaknya tidak membatasi layanan pembuatan paspor bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang ingin keluar negeri termasuk China. Sebab, WNI baru bisa dipastikan tujuannya saat mengajukan visa ke Konsulat Jenderal atau Kedutaan Besar negara yang akan dikunjungi.

"Paspor bebas mau kemana saja, kita tidak bisa dipastikan paspor ini mau ke China atau negara mana. Karena nanti kalau sudah ajukan permintaan visa baru ditahu negara tujuannya," tandas Teguh.(exa)