Honorer Terancam Diberhentikan,BKPSDM Baubau: K2 Kita Masih Tersisa 1.500-an

PUBLIKSATU, BAUBAU - Seribuan tenaga honorer Kategori II (K2) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau terancam diberhentikan. Lantaran, Komisi II DPR RI, KemenPAN-RB dan BKN telah bersepakat menghapus perlahan tenaga honorer dari organisasi kepegawaian pemerintah.
"Angka honorer K2 saya tidak ingat persis. Tapi yang jelas masih ada sekitar 1.500-an," ungkap Sekretaris BKPSDM Baubau, Abdul Rahman di ruang kerjanya, kemarin.
Tenaga honorer tersebut, kata dia, merupakan K2 yang mengabdi 2005 ke atas. Mereka merupakan K2 sisa yang belum sempat terkafer atau lolos menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
"Mereka ini guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis yang tersebar di unit-unit kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tapi, saya tidak bisa pastikan apakah mereka ini masih aktif atau tidak lagi," imbuhnya.
Dia mengungkapkan, selama ini, Pemkot Baubau memang tidak mengalokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk gaji para K2 itu. "Yang membedakan K1 dengan K2 itu kalau K1 dibiayai APBD, sedangkan K2 ini non APBD," tuturnya.
Rahman enggan mengomentari terkait rencana penghapusan tenaga honorer dari organisasi pemerintah. Pihaknya masih menunggu surat resmi dari pemerintah pusat.
"Tapi, kalau misalnya betul bahwa akan diberhentikan honorer ini, pasti ada solusi lain yang bisa kita lakukan. Apalagi sekarang ini, zamannya otonomi daerah," tukasnya.
Namun, menurut dia, masih ada beberapa jabatan honorer yang dibutuhkan Pemkot Baubau. "Selama mereka dipakai disini berarti ada manfaatnya," pungkasnya.(exa)