Berita Terkini
Baubau

Pemekaran Kepton Sudah Dalam Perhatian Wapres

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 7 Februari 2020 14:22 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Pemekaran Kepton Sudah Dalam Perhatian Wapres
Tim Sekber Pemekaran Kepton menyampaikan aspirasi pemekaran Kepton kepada Masduki Baidhowi di istana Wapres

PUBLIKSATU, JAKARTA - Sekber Pemekaran Kepton adakan penyampaian aspirasi pemekaran Kepton kepada Wapres, melalui Masduki Baidhowi, staf ahli Wapres. Kamis (6/2) di istana Wapres.

La Djusmani, Sekber Kepton menyampaikan bahwa Kesultanan Buton adalah negara merdeka yang bergabung sukarela dengan NKRI, dan ada komitmen pemekaran (Buton Raya) setelah Sulawesi Tenggara terbentuk.

Seluruh kesultanan sudah dimekarkan jadi provinsi, Maluku Utara, Maluku, Kalimantan Utara, Banten. Tinggal Kepton sebagai wujud Kesultanan Buton belum dimekarkan.

Syarat administratif pemekaran, juga telah dinyatakan lengkap oleh DPR RI, DPD RI dan Kemendagri. "Bahkan Disain Penataan Wilayah di Sulawesi Tenggara, sudah siap," jelas La Djusmani.

Karena itu diperlukan diskresi dari Presiden dan Wapres, agar Kepton dan Papua dimekarkan bersamaan.

Segala pendukung informasi dan legalitas pemekaran Kepton, telah Sekber serahkan kepada Masduki Baidhowi.

Pertemuan sempat tertunda, karena Masduki Baidhowi diminta dampingi acara Wapres. Kesempatan Beliau untuk menyampaikan aspirasi Sekber Kepton kepada Wapres.

Menurut Masduki Baidhowi, Wapres menyampaikan bahwa aspirasi Kepton mekar Beliau perhatikan, dan menjadi kajian Kantor Wapres, sementara kajian sinkronisasi UU dan kendala moratorium.

Pertemuan diakhiri dengan penyerahan koleksi buku La Ode Budi berjudul 'Demokrasi di Negeri Butuni', sebagai kenangan-kenangan.

Tindak lanjut audiensi Sekber ke Wapres akan dijadwalkan melalui Set Wapres.

Hadir dalam diskusi di Kantor Wapres, Tim Sekber Pemekaran Kepton dan Sekber DKI Jakarta, La Djusmani, La Ode Budi, Marsudi Asinu, La Dono, Anco, Afan Raya Mahardika, La Ode Risman, Ahmed Maqbullah, La Ode Mutakhir Bolu, Joko Azis Westomi, Ramjahif, Mustafa, dan La Ode Hamdan.(mus)

Bagikan