Berita Terkini
Baubau

Tekan Kematian Ibu Melahirkan, DPPKB Promosikan KHIBA

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 11 Februari 2020 14:25 WIB · 2 menit baca
Tekan Kematian Ibu Melahirkan, DPPKB Promosikan KHIBA
ILUSTRASI

PUBLIKSATU, BAUBAU - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kota Baubau berusaha menekan angka kematian ibu melahirkan. Salah satunya mempromosikan program Kelangsungan Hidup Ibu Bayi dan Anak (KHIBA) di aula salah satu hotel di Baubau, Senin (10/2).

Kepala DPPKB, Suarmawati mengatakan, program ini sesuai amanat UUD 1945 yaitu memajukan kesejahteraan umum untuk mewujudkan tujuan nasional, maka diselenggarakan pembangunan nasional secara berancana, menyeluruh, terpadu, terarah dan berkesinambungan. Tujuan pembangunan nasional dapat tercapai apabila tersedia sumberdaya manusia tangguh, mandiri serta berkualitas.

"Sebagaiman pemerintah Indonesia beri perhatian besar terhadap berbagai program kelangsungan hidup ibu, bayi dan anak. Inilah yang menjadi dasar Pemerintah Kota Baubau melalui DPPKB menyelenggarakan promosi pelayanan kelangsungan hidup ibu, bayi dan anak," kata Suarmawati saat membuka acara.

Menurut dia, kesadaran seorang ibu sangat dibutuhkan untuk mencapai kemampuan hidup sehat serta peningkatan derajat kesehatan yang optimal bagi ibu dan keluarga. "Calon ibu mesti perisapkan diri sejak dimulai dari pranikah, pranatal, perinatal dan post natal," tuturnya.

Disamping itu, ungkap dia, saat ini angka kematian dikalangan ibu hamil karena melahirkan masih sangat tinggi. Berdasarkan survei kesehatan dasar Indonesia pada tahun 2012 angka kematian ibu tercatat sekitar 359/100.000 kelahiran hidup. masih jauh dibandingkan dengan target Millenium Development Goals (MDGS) atau rujuan pembangunan milienum sebesar 102/100.000 kelahiran hidup.

"Kematian tidak hanya tragedi bagi ibu sendiri, namun akan menjadi tragedi bagi keluarga karena berdampak kepada perkembangan keluarga terutama anak-anak yang masih membutuhkan kasih sayang seorang ibu," tandas Suarmawati.(p5/exa)