Iuran BPJS Jadi Perhatian Pemkab Busel
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Pemerintah Kabupaten Buton Seltan dibawah kepemimpinan Bupati Buton Selatan, La Ode Arusani begitu memperhatikan pelayanan kesehatan masyarakatnya. Orang nomor satu di Busel ini berjanji akan menambah porsi dana untuk pelayanan kesehatan gratis masyarakat melalui jaminan BPJS tahun mendatang.
Wacana ini diutarakan Bupati Arusani saat rapat koordinasi penguatan tenaga program bidan dan perawat desa tingkat Kabupaten Buton Selatan (Busel) tahun 2020 yang diselenggarakan Dinkes Busel, di gedung Alsafitri, Sabtu (29/2).
Hadir juga dalam pertemuan itu, Kepala Dinkes La Ode Budiman, para kepala puskesmas (Kapus), para kepala desa (Kades) dan seluruh perawat dan bidan desa yang tersebar di 60 desa di Busel.
Program bidan dan perawat yang digaji melalui dana desa di Busel sudah berjalan sejak beberapa tahun belakangan ini.
Arusani mengungkapkan, beberapa tahun terakhir Pemkab Busel telah menggelontorkan anggaran untuk BPJS kesehatan sebesar kurang lebih Rp 21 miliar. Dana sebesar itu untuk membiayai kesehatan masyarakat sehingga bisa mendapat pelayanan kesehatan yang maksimal.
Menurutnya, meski telah digelontorkan anggaran untuk BPJS, masih saja ditemukan di lapangan ada masyarakat belum mengantongi kartu BPJS Kesehatan.
Ia menginstruksikan seluruh Kades, Kapus agar segera melaporkan jika masih ada warganya yang tak terdata dalam BPJS. Ia berharap warga juga ikut pro aktif.