Kaisabu Baru Dinilai Layak jadi Kawasan Agro Wisata

PUBLIKSATU, KENDARI - Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Sultra, Muh Poli melihat kawasan Kaisabu Baru Kecamatan Sorawolio Kota Baubau layak jadi kawasan agro wisata. Pasalnya, jika dilihat dari wilayahnya yang sangat strategis dan diapit dua bukit, juga memiliki beberapa potensi wisata yang sangat menarik.
Hal tersebut diungkapkan politisi PKS itu saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/3). Poli mengungkapkan merupakan hasil dari reses yang Ia lakukan di daerah tersebut.
"Karena jika Kaisabu Baru menjadi Agro Wisata, maka harus dilakukan perbaikan poros jalannya, perbaikan infrastruktur serta sarana dan prasarana di kawasan Kaisabu Baru itu," ulasnya.
Atas potensinya itu, DPRD Provinsi mendorong kawasan Kaisabu Baru untuk dijadikan kawasan Agro Wisata untuk melahirkan pertumbuhan ekonomi. Bahkan kalau memungkinkan, meskipun ada di tingkat dua kabupaten atau Kota Baubau akan disuport melalui dana Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara.
"Sehingga saya sebagai anggota DPRD Provinsi Dapil 4, akan mengkaji dan mengusahakan wilayah ini akan masuk dalam APBD Provinsi. Dimana di Kaisabu Baru ini, terdapat beberapa spot wisata, seperti Bukit Samparona, Hutan Pinus, Permandian Kanari, dan yang dinamakan dengan Gua Ular," terangnya.
Ia juga mendorong seluruh masyarakat Kaisabu Baru berusaha untuk menggagas wilayah Kaisabu Baru untuk dijadikan kawasan Agro Wisata. Ia kembali menjelaskan, Wilayah Kaisabu Baru merupakan tempat yang sangat strategis dimana diapit dua bukit dan berada dicekungan yang menambah keindahan wilayah kawasan Kaisabu Baru.
"Sehingga kawasan Kaisabu Baru ini sangat potensial untuk dijadikan kawasan Agro Wisata. Sehingga sarana dan prasarana harus dilengkapi untuk menunjang kawasan Agro Wisata Kaisabu baru, kemudian saya akan mendorong dalam rapat DPRD agar wilayah Kaisabu Baru ini bisa menjadi kawasan Agro Wisata sehingga menambah PAD Kota Baubau serta menghidupkan pertumbuhan ekonomi baru," inginnya.