Soal Corona, Masyarakat Diminta tidak Panik
Bagikan

La Siambo: Kita Berdoa Meminta Perlindungan Allah SWT
PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Tim satuan gugus penanganan pencegahan lingkup Pemkab Busel bekerja semaksimal mungkin untuk memutuskan mata rantai menularnya virus corona. Hal itu dilakukan guna Covid-19 (nama lain virus corona, red) tidak masuk, dan menjangkiti masyarakat di Busel.
Sekab Busel, Drs La Siambo mengatakan, menindaklanjuti Kepres nomor 7 tahun 2020 tentang virus corona maka Pemkab Busel membentuk tim satuan gugus untuk pencegahan penanganan virus corona masuk di Busel.
Menurut Ketua Tim Satuan Gugus ini, Pemkab Busel sudah melakukan beberapa langkah untuk menangani virus corona ini. Salah satunya, larangan perjalanan dinas keluar daerah para pejabat (anggota DPRD), pejabat eselon II dan III serta seluruh ASN.
Pihaknya juga dalam hal ini lingkup ASN sudah disampaikan dalam apel pagi soal pencegahan penanganan virus corona. Sudah disebarkan penyampainya untuk libur ASN. Namun khusus eselon II dan III tetap berkantor. Sedangkan eselon IV dan staf tetap kerja tapi berkantor di rumah dalam waktu yang belum ditentukan.
"Jadi jika dalam waktu 14 hari ini masih ditemukan maka akan diperpanjang waktu liburnya, yang jelas ketika dibutuhkan maka wajib datang dikantor," katanya.
Sedangkan untuk sekolah mulai dari tingkat TK, SD dan SMP sudah diliburkan sejak Senin (16/3). Informasi libur sudah disampaikan melalui aplikasi whatshap MKKS. Selasa (17/3) libur sekolah ini merupakan libur nasional penanganan corona. Namun Pemkab Busel juga sudah menerbitkan SK Bupati soal libur sekolah.