Berita Terkini
Baubau

Cegah Covid-19, Umat Hindu di Baubau Rayakan Hari Raya Nyepi Tanpa Ogoh-ogoh

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Rabu, 25 Maret 2020 17:23 WIB · 2 menit baca
Cegah Covid-19, Umat Hindu di Baubau Rayakan Hari Raya Nyepi Tanpa Ogoh-ogoh

PUBLIKSATU - Umat Hindu di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) menyambut Hari Raya Nyepi dengan sederhana tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kelurahan Ngkari-ngkari, I Ketut Siwasya mengatakan, mestinya menyambut Hari Raya Nyepi tersebut dilakukan dengan tawur kesanga yang dapat disaksikan oleh seluruh masyarakat, akan tetapi dengan adanya imbauan pemerintah agar melakukan pembatasan jarak sehingga sehingga ritual tersebut hanya dilakukan oleh para pengurus adat.

"Terkait dengan tawur agung hari ini yang mestinya disaksikan oleh seluruh elemen warga umat hindu, tetapi karena ada informasi pembatasan jarak atau biasa dikenal dengan sosial distensi, kami melakukan hari ini hanya pengurus adat," ungkapnya.

"Terkait dengan tawur ini kami lakukan dengan sangat sederhana, mempertimbangkan beberapa hal terkait dengan informasi perkembangan virus covid-19," sambung Siwasya.

Selain Tawur Kesanga, pawai Ogoh-ogoh yang biasa di unggu-tunggu oleh Umat Hindu juga ikut ditiadakan.

"Termasuk ogoh-ogoh kami juga sebelum ada informasi ini, kami sudah merencanakan untuk melalukan pawai, tetapi karena ada informasi ini kami berharap kepada yang bergerak di karang taruna umat Hindu untuk meniadakan hal tersebut," imbuhnya.

Meskipun demikian, tanpa mengurangi semangat Umat Hindu Baubau dalam merayakan Hari Raya Nyepi sekalipun hanya di rumah masing-masing.