Seorang Warga Buteng Diduga Menikam Dadanya Sendiri
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Seorang pria berinisial LS (43), warga Kelurahan Tolandona, Kecamatan Sangia Wambulu, Kabupaten Buton Tengah (Buteng) diduga memilih mengakhiri hidupnya dengan menikam diri lantaran tidak tahan lagi menahan sakit yang dideritanya.
Kapolsek Sangia Wambulu, Iptu Tri Nugroho, menuturkan diduga korban mengakhiri hidupnya di rumah kediamannya sekitar pukul 19.00 Wita, Kamis (26/03).
"Menurut keterangan saksi Wa Basi (70), ibu kandung korban, satu minggu lalu puteranya tersebut tiba dari Maluku Utara dan pulang di Tolandona untuk berobat karena sakit jantung dan gangguan ginjal. Di Maluku Utara sempat dirawat di Rumah Sakit Xanana, namun anaknya minta dikembalikan dikampungnya," tulis Kapolsek Sangia Wambulu saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Jumat (27/03).
Dalam perjalanan pulang kampung tersebut, lanjut Kapolsek, korban diantar langsung isterinya. Namun setelah tiba di kampung, balik lagi ke Maluku Utara untuk melihat anak mereka yang ditinggalkan.
Kata Kapolsek, diduga korban menikam dadanya sendiri di kamar, lalu memanggil ibunya yang sedang berada di dapur. Saat menemukan anaknya bersimbah darah, ibu korban langsug memanggil warga.
Sementara saksi lainnya yang merupakan ipar korban, Karmin (40), saat kejadian ia hendak mengantarkan obat buat korban di rumahnya. Namun setelah tiba di rumah, ia melihat korban sudah bersimbah darah dan langsung menghubungi pihak Puskesmas Sangia Wambulu. Sayangnya, korban sudah tidak bisa diselamatkan lagi.
"Pihak Puskesmas Sangia Wambulu telah mendapat laporan dan keluhan korban sebelumnya dan telah dibuatkan berkas rujukan untuk ke RSUD Kota Baubau dan menunggu kesiapan korban, ternyata korban keburu meninggal dunia," jelas Tri Nugroho.