Masyarakat Baubau Keluhkan Harga Beras Mahal, Anggota DPRD Sultra Turun Lapangan
Bagikan

PUBLIKSATU - Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau dan Polres Baubau melakukan Inpeksi Mendadak (sidak) soal isu kenaikan harga beras di pasar, Kamis (02/04/2020).
Sidak tersebut dilakukan atas dasar keluhan masyarakat Kota Baubau akan kenaikan harga beras di pasaran yang dinilai cukup memberatkan.
Untuk itu, Anggota DPRD Komisi tiga Provinsi Sultra, Kasriadi Kamil dari Fraksi PAN dan Syahrul Said dari fraksi Nasdem turun langsung mengecek harga di pasaran. Sidak tersebut juga diikuti oleh Sekda Baubau, Roni Muhtar, Kapolres Baubau, AKBP Rio Tangkari dan unsur pemerintah terkait.
Dalam sidak tersebut memang ditemukan ada kenaikan harga namun masih tergolong wajar dan normal. Bahkan beberapa distributor mengatakan kenaikan beras tersebut disebabkan adanya kenaikan harga dari sumber mereka membeli.
Adapun harga beras sesuai standar pemerintah untuk kategori medium maksimal Rp. 9.450/kg medium dan Premium Rp. 10.800/kg
Anggota Legislatif Provinsi, Kasriadi Kamil berharap kepada pihak kepolisian agar dapat mengontrol hal tersebut setiap saat agar masyarakat tidak lagi mengeluh.
"Saya tidak mau pada saat kita turun lapangan harga beras normal-normal saja, pas kita pulang besok atau lusa harganya naik. Jadi saya berharap kepada kapolres Baubau kalau bisa harga beras setiap hari dicek karena masyarakat mengeluh," Harapnya.